Breaking News:

Kasus Covid-19 di Pontianak Turun 25 Persen, Berikut Penjelasan Wali Kota Edi Kamtono

Pihaknya memahami tentang kondisi masyarakat maupun pelaku usaha dari dampak pandemi Covid-19.

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ YOUTUBE
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berubah menjadi PPKM Level 4, disebut mampu menurunkan angka kasus Covid-19 di Kota Pontanak.

PPKM Level 4 di Kota Pontianak telah dilaksanakan selama 12-25 Juli 2021. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, kasus Covid-19 di Kota Pontianak kini turun sekitar 25 persen dibanding sebelumnya.

Edi Rusdi Kamu menyebut, jika sebelumnya angka ketertularan Covid-19 setiap harinya di Kota Pontianak mencapai angka 400 orang yang terkonfirmasi. Kini, sudah berkurang 100 orang atau berada di kisaran angka 300 kasus per hari.

"Ada penurunan sekitar 25 persen dari tingkat ketertularan per hari. Biasanya 400, sekarang sudah turun," ungkap Edi Rusdi Kamtono, Minggu 25 Juli 2021.

Selain itu, Edi juga mengungkapkan, positivity rate kasus Covid di Pontianak juga ada penurunan. “Dari data dinas kesehatan, jika minggu kemarin rata-rata per hari bisa mencapai 200 sampai 300-an. Kalau sekarang sudah turun, yakni berada di angka 150-an," imbuhnya.

Bahkan, Edi menerangkan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) juga ada penurunan. Ruang ICU, yang sebelumnya berada di angka 100 persen dan tempat isolasi Covid-19 di atas 80 persen.

Edi Rusdi Kamtono Sebut Terjadi Penurunan Kasus COVID-19 Sebesar 25 Persen Selama PPKM di Pontianak

"BOR isolasi sudah turun. untuk BOR ICU di angka 83,4 persen dan BOR isolasi 67,6 persen. Semoga terus ada penurunan, kuncinya disiplinkan protokol kesehatan," kata Edi Rusdi Kamtono.

Edi Rusdi Kamtono pun berharap agar kasus terus menurun sehingga Kota Pontianak bisa keluar dari zona merah atau resiko tinggi penyebaran Covid-19. Dikatakan, jika Pontianak bisa keluar dari zona merah, tentu bisa juga mengubah level kategori PPKM yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Mudah-mudahan kasus Covid-19 turun beberapa hari ini, sehingga bisa berubah level," ucapnya.

Menurut Edi, kunci dari pencegahan penyebaran Covid-19 adalah penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Pihaknya akan lebih gencar untuk meningkatkan prokes di tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved