Breaking News:

Bupati Satono Harap RPJMD Jadi Parameter Pembangunan Sambas 5 Tahun Mendatang

Satono mengatakan, mereka beberapa waktu lalu sudah melaksanakan konsultasi publik guna merumuskan dan menghimpun segala masukan terhadap rancangan aw

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas, H Satono. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, Satono dan Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi mengatakan jika Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sambas 2021-2026 nantinya akan jadi parameter atau alat ukur untuk pembangunan Kabupaten Sambas dalam satu periode mendatang.

Karenanya kata dia, kepada tim ahli dan tim yang sudah dibentuk untuk penyusunan RPJMD Kabupaten Sambas diharapkan agar bisa mensinergikan rencana dan program pembangunan Kabupaten Sambas dengan rencana program pembangunan di tingkat Provinsi dan bahkan Pemerintah Pusat.

“RPJMD adalah acuan pembangunan selama lima tahun ke depan. Dalam penyusunannya selain mengacu pada visi misi Satono-Rofi. Saya minta, juga harus sesuai dengan program di Provinsi dan pemerintah pusat,” ujarnya, Senin 26 Juli 2021.

Satono mengatakan, mereka beberapa waktu lalu sudah melaksanakan konsultasi publik guna merumuskan dan menghimpun segala masukan terhadap rancangan awal RPJMD 2021-2026. Dan dalam kesempatan itu kata dia, dia juga meminta agar berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025.

DPRD Sambas Optimis Pemda Mampu Realisasikan RPJMD Dengan Baik

"RPJMD Kabupaten Sambas lima tahun ke depan juga akan menjadi parameter pemerintahan Satono-Rofi," katanya.

"Selain itu juga menjadi instrumen dari fungsi pengawasan DPRD dalam penyelenggaraan pembangunan daerah dan menyalurkan aspirasi masyarakat sesuai dengan programnya,” sambung Satono.

Untuk itu, dia meminta kepada tim penyusun RPJMD agar bisa menyelesaikan tugasnya sesuai jadwal yang ditetapkan. Jangan sampai ada kelalaian yang bertentangan dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengatur soal RPJMD.

Selain itu, dia juga meminta agar melibatkan akademisi dari Perguruan Tinggi untuk menyempurnakan RPJMD itu.

"Kita juga harus melibatkan instansi lain seperti akademisi di perguruan tinggi dalam menyusun RPJMD ini,” tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved