Breaking News:

Pertanyakan Efektifitas PPKM Jilid Dua, Ahli Epidemiologi Berikan Paparan Lengkap

Ahli Epidemiologi sekaligus ketua tim kajian ilmiah Covid-19 Poltekkes Kemenkes Pontianak dan Ketua Muhmamadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kalima

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Muhammad Rokib
Ketua tim kajian Covid-19 sekaligus ahli epidemologi Poltekkes Kemenkes Pontianak, Dr. Malik Saepudin, SKM.,M.Kes. 

Sembari terus memperbaiki kualitas dan kuantitas kegiatan 3T, juga ke strategi dasar 3T (testing, tracing, dan treatment) dalam pengendalian pandemi virus corona Covid-19. Sebagaimana para ahli meminta agar pemerintah meningkatkan kapasitas 3T yang menjadi strategi utama pengendalian pandemi, edukasi masif 5M kepada masyarakat, dan capaian vaksin harus terus digenjot.  

Minta PPKM Tidak Diperpanjang, Pelaku Usaha Warkop dan Cafe Kibarkan Bendera Putih

Pada penetapan PPKM ini juga sekaligus momen yang tepat untuk mengetahui ketaatan tenaga ASN/ aparatur pemerintah terhadap surat edaran pemprov/Kab/Kota. Idealnya mereka terlebih dahulu yang metaati edaran tersebut sudah menjadi kewajibannya,

bahkan Pemerintah/ Pemprov/Pemkab/Kota dapat mengintruksikan kepada merka untuk menjadi agent of change, bertanggung jawab minimal kepada wilayah dimana yang bersangkutan tinggal, karena wajar mereka mendapat kesejahteraan hidup dari gaji pemerintah, idealnya diberikan beban tambahan mendukung program pemerintah, dengan membrikan contoh dan mengajak masyarakat untuk mematuhi kebijakan pemerintah tersebut. 

Maka diharapkan program penanganan covid-19 lebih membumi dan dirasakan Masyarakat. Dari fenomena penularan juga terjadi di lingkungan keluarga, terlihat jelas dimulai dari kepala Keluarga yaitu para suami yang terpapar terlebih dahulu, berlanjut secara cepat menular ke seluruh anggota keluarganya sangat masif/meluas terjadinya penularan di klaster keluarga di wilayah perkotaan,

tipe perumahan yang sempit dan kumuh, serta sirkulasi udara yang buruk, mempercepat proses penularan, maka selayaknya bagi para lelaki untuk lebih ketat dalam prokes, terutama penggunaan masker yang baik/standar dan benar disetiap aktivitas keluar rumah mencari nafkah. 

Kemudian tindakan aparat yang terukur lebih ditingkatkan dengan sasaran utama para lelaki dan wanita yang bekerja di luar rumah. 

Gelar Patroli Skala Besar PPKM Level 4, Polresta Pontianak Sampaikan Imbauan dan Bantuan

Selanjutnya para suami/kepala keluraga juga harus jujur memriksakan diri dan anggota keluarganya jika terpapar/memiliki gejala covid-19, serta melaporkan ke Puskemas terdekat untuk mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya, dan tidak menjadi sumber penular "silent" atau tersembunyi dan membahayakan lingkungannya.

Pada saat penerapan PPKM level 4 saat yang tepat untuk memperbaiki sistem pengawasan/sirkulasi udara di Rumah, Kantor, tempat ibadah dan dimana saja tempat berkumpul manusia, karena pada saat pandemi dengan lonjakan kasus tinggi, ini diyakini oleh para ahli, bahwa partikel virus corona baik dalam bentuk droplet dan aerosol sangat padat bertebaran di tempat-tempat tersebut di atas. 

Semoga upaya yang dilakukan secara serentak, semua pihak mendukung upaya yang dilakukan dengan baik, serta menyeluruh dan tidak hanya pada perubahan perilaku masyarakat, tetapi perbaikan kinerja Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dalam upaya menghambat laju penularan dan menurunkan angka kematian akibat covid-19 di Kota Pontianak, Singkawang dan seluruh wilayah Kalimantan Barat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved