Breaking News:

Ketua DPRD Dukung Pemkab Sintang Ajukan Bantuan Excavator dan Pupuk untuk Peladang Tradisional

Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny mendukung Pemkab Sintang mengajukan bantuan berupa excavator dan pupuk untuk para peladang tradisional. Rony menga

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Agus Pujianto
Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny mendukung Pemkab Sintang mengajukan bantuan berupa excavator dan pupuk untuk para peladang tradisional. Rony mengakui selama ini pemerintah belum mampu menyediakan pupuk gratis bagi masyarakat, dan menyiapkan alat pertanian modern untuk membuat ladang, sehingga petani peladang masih menggunakan cara tradisional.

"Mereka membakar ladang karena untuk mempermudah membersihkan ladang, menghilangkan zat asam yang ada dalam tanah sehingga tanaman padi bisa tetap subur tanpa adanya pemberian pupuk," ujarnya.

"Itu penyebab masyarakat pedalaman membakar ladang mereka. Keterbatasan Pemda Sintang memang tidak mampu menyediakan pupuk gratis bagi masyarakat, belum mampu menyiapkan alat pertanian modern seperti excavator untuk membuat ladang, sehingga petani peladang masih menggunakan cara tradisional," kata Ronny, Minggu 25 Juli 2021.

Sanksi Adat Pasal Tambahan dalam Perbup Tata Cara Pembukaan Lahan di Kabupaten Sintang

Menurut Ronny, masyarakat di Kelam Permai tidak ada yang mampu membuka ladang lebih dari satu hektar untuk satu kepala keluarga. Semua di bawah 2 hektar.

Mereka juga sudah tahu aturan soal larangan lebih dari 2 hektar. Kemudian, masyarakat juga sebelum membakar ladang sudah membuat sekat api, artinya sudah ada pembatasan sehingga mampu mengurangi resiko untuk merambat ke lokasi lain.

“Kami juga mendukung jika Pemkab Sintang mengajukan bantuan berupa excavator dan pupuk untuk para peladang tradisional sehingga kami yakin ke depannya ketika ada alat untuk membersihkan ladang dan untuk menghilangkan zat asam tanah sudah ada pupuk, maka peladang sudah bisa tidak membakar ladang lagi," ujar Ronny.

DPRD Kabupaten Sintang, kata Ronny mendukung penuh langkah Pemkab Sintang dalam merevisi Perbup tata cara pembukaan lahan bagi masyarakat. Bahkan, pihaknya siap membuat pansus jika perbup dinaikan menjadi Perda.

"Kami juga siap kalau Perbup ini dinaikan menjadi Perda. Kami siap menerima dan membahasnya dalam sebuah pansus. Kami siap membahasnya sehingga bisa menjadi legal standing bagi masyarakat yang akan berladang dan kita sebagai aparat pemerintahan bisa menjadi pelayan masyarakat, aparat hukum juga punya legalitas hukum yang kuat," kata Ronny. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved