Breaking News:

Khazanah Islam

Bacaan Tahiyat Awal, Tahiyat Akhir dan Artinya, Kapan Menunjukkan Jari Telunjuk pada Tahiyat Akhir?

Pertama, jika Shalat yang dilaksanakan hanya memiliki satu tasyahud, seperti Shalat Subuh dan Witir, duduk tasyahud akhir dilakukan dengan posisi ifti

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNSUMSEL
Ilustrasi duduk tasyahud akhir. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Duduk tasyahud awal adalah duduk yang dilakukan pada rakaat kedua Sholat.

Sementara duduk tasyahud akhir adalah duduk yang dilakukan pada rakaat terakhir Shalat sebelum salam.

Cara duduk tasyahud awal dilakukan dengan posisi iftirasyi.

Cara duduk iftirasyi adalah sama seperti duduk di antara dua sujud, yaitu pantat diletakkan di atas telapak kaki kiri dan telapak kaki kanan ditegakkan.

Sementara duduk tasyahud akhir dilakukan dengan tawarruk yaitu posisi duduk dimana pantat di lantai atau di tanah, telapak kaki kanan ditegakkan dan telapak kaki kiri di bawah kaki kanan.

Bacaan Doa Sujud dan Artinya Lengkap dengan Tata Cara Sujud yang Benar Dicontohkan Rasulullah SAW

Cara duduk tasyahud akhir ada dua.

Pertama, jika Shalat yang dilaksanakan hanya memiliki satu tasyahud, seperti Shalat Subuh dan Witir, duduk tasyahud akhir dilakukan dengan posisi iftirasyi.

Tata caranya, sama seperti duduk di antara dua sujud.

Hal ini disampaikan Imam Ahmad berdasarkan hadits Wail bin Hujr.

Jika Shalat yang dilakukan memiliki dua tasyahud, seperti Shalat Dzuhur, Shalat Maghrib dan Shalat empat rakaat lainnya, maka posisi duduk tasyahud akhir dilakukan dengan posisi tawarruk.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved