Breaking News:

Berita Video

Viral Karena Bangun Tembok Tutup Akses Rumah Tahfiz, Anggota DPRD Amiruddin Buka Suara

Amiruddin juga menyebut anak-anak itu menjadikan pagar rumahnya sebagai tempat menjemur pakaian.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PANGKEP - Setelah membangun tembok setinggi tiga meter di Jalan Ance Dg Ngoyo, Panakkukang, Kota Makassar, nama anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, H Amiruddin, menjadi sorotan publik.

Aksi Amiruddin ini menjadi sorotan karena tembok yang dibangunnya menutup akses pintu belakang Rumah Tahfiz Nurul Jihad.

Tak hanya itu, tembok yang dibangun Amiruddin menutup pintu belakang rumah seorang warga dan berdiri di atas jalan setapak yang merupakan fasilitas umum (fasum).

Ia mengatakan tembok tersebut sebenarnya sudah ada sejak perumahan dibangun.

Namun, karena permintaan warga yang akan membangun rumah, tembok itu dibobol.

Tetapi, setelah rumah warga yang bersangkutan selesai dibangun, tembok tak kembali ditutup.

Pengakuan ini disampaikan Amiruddin setelah ia dipanggil Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Selatan, Jumat 23 Juli 2021.

"Semalam saya komunikasi Pak Amiruddin. Penjelasannya Pak Amir ke saya, tembok tersebut sebenarnya pernah ada sejak perumahan itu dibangun," kata Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB, kepada Tribun Timur Sabtu 24 Juli 2021.

Penampakan tembok setinggi tiga meter yang dibangun oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H Amiruddin.
Penampakan tembok setinggi tiga meter yang dibangun oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H Amiruddin. 

Lebih lanjut, kepada Irfan, Amiruddin mengaku terganggu dengan anak-anak tahfiz yang main bola di depan rumahnya.

Tak hanya itu, Amiruddin juga menyebut anak-anak itu menjadikan pagar rumahnya sebagai tempat menjemur pakaian.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved