Breaking News:

Bobol Rumah Warga, 3 Sekawan Residivis di Pontianak Kembali Dibekuk Jatanras

Atas peristiwa itu, korban menyampaikan kehilangan sejumlah perhiasan dan barang berharga lainnya dengan nilai mencapai 19,5 juta rupiah.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
tersangka dan barang bukti ynag diamankan petugas kepolisian. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bobol rumah warga hingga membuat korban merugi 19,5 juta rupiah, 3 sekawan yang merupakan residivis Kambuhan di ringkus Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak.

ketiga residivis yang di tangkap kembali atas pencurian dengan pemberatan ini masing - masing bernama Sap (30), Oji (31), dan Gugun (25).

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii menyampaikan, pihaknya pada rabu 21 Juli 2021 sekira pukul 11.00 mendapat laporan dari pemilik rumah yang beralamat di jalan tanjung raya 2 bahwa rumahnya telah di bobol maling saat mereka keluar.

Atas peristiwa itu, korban menyampaikan kehilangan sejumlah perhiasan dan barang berharga lainnya dengan nilai mencapai 19,5 juta rupiah.

Percepat Capaian Vaksinasi, Dewan Pontianak Ajak Semua OKP Ikut Andil Melakukan Vaksinasi Covid-19

Tim yang melakukan olah tempat kejadian perkara berhasil mendapat informasi terkait identitas para pelaku.

Hanya berselang beberapa jam, sekira pukul 13.40 tim jatanras yang mengantongi identitas pelaku berhasil meringkus Sap dan Oji di kawasan Jalan tanjung raya 2, kelurahan Saigon, kecamatan Pontianak timur.

"saat diamankan keduanya mengaku melakukan pencurian itu bersama gugun. dan gugun lah yang memberi informasi bahwa rumah korban kosong pada saat itu,''ujar AKP Rully, sabtu 24 Juli 2021.

Dari informasi Sap dan oji, petugas langsung menuju jalan tanjung raya 1 tempat gugun berada setelah melakukan pencurian.

''Gugun ini diamanakan tanpa perlawanan di gang Amalia, Jalan Tanjung raya 1, dan Gugun mengakui mengajak dua temannya yang juga merupakan sesama residvis untuk mencuri dirumah korban, dimana sebelumnya Gugun ini sudah melakukan pengintaian''ungkap Rully.

Saat ini, tersangka dan sejumlah barang bukti hasil curian telah diamankan di Polresta Pontianak, Kepolisian pun masih mendalami terkait adanya dukaan korban lain dari perbuatan para pelaku.

Atas perbuatannya, para tersangka akan di jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara. (*)

(Simak berita terbaru dari Kalbar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved