Breaking News:

Polres Sanggau Ungkap Kasus TPPO Anak Bawah Umur & Amankan 3 Tersangka, Ini Barang Bukti Yang Disita

Berawal dari situ, dan komunikasi terus berlanjut dan sampailah korban ini berangkat ke Pontianak.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ HENDRI CHORNELIUS
Waka Polres Sanggau, Kompol Agus Dwi Cahyono didampingi Kabag Ops Polres Sanggau, Kompol Novrial Alberti Kombo, Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Tri Prasetiyo saat menggelar press release terkait kasus yang diungkap Sat Reskrim Polres Sanggau di Tribun Promoter Polres Sanggau, Kalbar, Rabu 21 Juli 2021.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU-  Waka Polres Sanggau, Kompol Agus Dwi Cahyono didampingi Kabag Ops Polres Sanggau, Kompol Novrial Alberti Kombo, Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Tri Prasetiyo menggelar press release terkait kasus yang diungkap Sat Reskrim Polres Sanggau di Tribun Promoter Polres Sanggau, Kalbar, Rabu 21 Juli 2021. Dalam perkara itu, Polisi menetapkan tiga orang tersangka.

Hadir juga Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DinsosP3AKB) Kabupaten Sanggau, Aloysius Yanto, dan PJU Polres Sanggau lainya.

Adapun kasus yang diungkap yakni Perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan korban inisial HK (15) warga Kecamatan Balai (Batang Tarang) Kabupaten Sanggau, Kalbar. 

Sementara tersangka yang diamankan yakni MS berperan sebagai penampung sementara di Pontianak, NH berperan sebagai pengatur dari Pontianak ke Desa Sasak, Kecamatan Galing, dan UL berperan sebagai pengantar ke batas negara di Kabupaten Sambas. 

Waka Polres Sanggau, Kompol Agus Dwi Cahyono menjelaskan kronologis kejadian yakni beberapa waktu yang lalu telah datang seorang perempuan inisial EN (Ibu kandung HK) ke Polsek Batang Tarang dan membuat laporan pengaduan pengancaman yang dilakukan oleh seorang warga Negara Malaysia terhadap anak yang bersangkutan. 

"Kemudian melalui KJRI Malaysia, Pada Selasa tanggal 15 Juni 2021 sekira pukul 10.00 Wib, Korban HK telah dipulangkan melalui Satgas Gugus pemulangan TKI BP2MI Entikong di PLBN Entikong," katanya, Rabu 21 Juli 2021.

Kemudian dilakukan penyidikan mendalam terhadap korban HK dan didapati informasi bagaimana proses berangkat dari Indonesia ke Malaysia hingga kembali lagi ke Indonesia.

"Serta kejadian yang menimpa korban selama berada di Malaysia,"jelasnya.

Berdasarkan hasil penyidikan diatas, Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Sanggau, dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Tri Prasetiyo melakukan penangkapan terhadap tersangka MN.

Dari hasil pengembangan dilakukan penangkapan 2 tersangka lainnya yaitu tersangka NH dan tersangka UL.

Polres Sanggau Gagalkan Penjualan Anak Bawah Umur, Tangkap 3 Tersangka

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved