Breaking News:

Minta Pelaku Usaha Baca Surat Edaran Bupati Sintang, Saragih: Jangan Masuk Laci Meja

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Martin Nandung menyampaikan agar semua pelaku usaha tidak main kucing-kucingan dengan satgas.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/AGUS PUJIANTO
Satgas penaganan Covid-19 mengambil sampel swab kepada pengunjung warung kopi di sekitaran kota sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, Bernard Saragih menyampaikan PPKM sebenarnya bukan menutup usaha secara total tetapi membuka dengan berbagai protokol kesehatan dan aturan pembatasan.

“Dalam instruksi Bupati Sintang sebenarnya sudah diatur, pelaku usaha bisa buka lengkap dengan aturannya," kata Saragih, Kamis 22 Juli 2021.

Saragih meminta semua pelaku usaha membaca dan mempelajari setiap surat edaran yang diberikan.

"Jangan surat edaran diterima lalu masuk ke laci meja. Sehingga tidak ada alasan, belum di kasi tau," tegasnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Martin Nandung menyampaikan agar semua pelaku usaha tidak main kucing-kucingan dengan satgas.

Tindaklanjuti Aspirasi IMM Kapuas Raya, Wakil Bupati Sintang Kumpulkan Satgas

Menurutnya, semua harus bekerjasama dengan baik dengan pemerintah. Supaya tidak terjadi gesekan di tengah masyarakat.

"Aturan PPKM Mikro harus dipelajari dan dipahami dan dilaksanakan oleh pelaku usaha. Kami berharap kesadaran masyarakat tidak karena adanya satgas, tetapi muncul dari hati nuraninya. Kami akan tetap humanis dan persuasif dalam melaksanakan tugas di lapangan,” jelas Martin Nandung. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved