Breaking News:

Dukung PPKM, AWAKPON Harap Ada Stimulan dari Pemerintah

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Pontianak Kalimantan Barat resmi menjadi PPKM level Empat, lantaran masih berada dalam zona

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Sekjend Asosiasi Warung Kopi Pontianak (AWAKPON) Yudhiansyah (Bertopi) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Pontianak Kalimantan Barat resmi menjadi PPKM level Empat, lantaran masih berada dalam zona merah atau risiko ketertularan covid-19 tinggi.

Dengan adanya kebijakan tersebut, Sekjend Asosiasi Warung Kopi Pontianak (AWAKPON) Yudhiansyah menyampaikan bahwa pihaknya selama ini mendukung PPKM Mikro dan PPKM darurat akan tetapi pihaknya berharap agar ada stimulan dari pemerintah untuk masyarakat terkhusus pelaku usaha yang terdampak.

PPKM di Pontianak Masuk Level Empat, Dewan Sarankan Kebijakan yang Diambil Berjalan Seimbang

"Dilanjutkannya PPKM Darurat ini Pemerintah wajib memberikan stimulan buat masyarakat dan pelaku usaha yang sudah satu bulan ditambah lagi lima hari. Sudah lengkap penderitaan kami, tanpa memberikan solusi, begitu juga dalam pelaksanaan dilapangan Aparat kepolisian terlalu over menertibkan senjata lengkap seakan pontianak dalam keadaan perang, hanya untuk memberitahukan pedagang warung kopi, tapi seperti menangani teroris," ungkapnya.

Ia mengharapkan, agar upaya pencegahan maupun sosialisasi kepada masyarakat dengan langkah-langkah Preventif. Menurutnya adanya zona merah bukan berarti keseluruhan kesalahan masyarakat, namun perlu dievaluasi bersama.

"Mendingan mereka ke Papua amankan Sparatis disana, bangga kita, ini Rakyat sendiri yang sudah susah diberikan aturan tanpa solusi, kita sudah patuh, zona merah disalahkan lagi Rakyat," pungkasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kalimantan Barat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved