Breaking News:

Ditemukan 500 Tabung Oksigen di Sanggau, Gubernur Sutarmidji Sudah Perintahkan untuk Distribusikan

“Saya curiga karena harga rumah sakit jauh lebih murah dari harga industri. Kenapa waktu normal mereka memasukkan lalu sekarang tidak. Tidak mungkin J

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Petugas Kepolisian dari Polda Kalbar saat menggerebek gudang dan toko bangunan yang menyimpan ratusan tabung oksigen berukuran besar pada Selasa 20 Juli 2021 di Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan terkait telah ditemukannya sekitar 500 tabung oksigen di Kabupaten Sanggau telah diperintahkan untuk segera didistribusikan ke Kabupaten Sekadau, Kapus Hulu.

“Saya sudah suruh langsung di distribusikan ke Kabupaten Sekadau, Kapuas Hulu dan Lainnya,”ujarnya, Kamis 22 Juli 2021.

Ia mengatakan satu hari Se-Kalbar saat ini membutuhkan kurang lebih 3000 tabung oksigen. Namu masalahnya berada pada pendistribusian. Dimana dari lima distributor yang aktif saat ini hanya dua.

“Saya curiga karena harga rumah sakit jauh lebih murah dari harga industri. Kenapa waktu normal mereka memasukkan lalu sekarang tidak. Tidak mungkin Jakarta itu tidak memasok dia,”ujarnya.

Pemprov Kalbar Dukung Impor Oksigen dari Malaysia untuk Kebutuhan Oksigen di Kalbar

“Pasien Covid-19 di Provinsi Kalbar ini kurang lebih ada 1000. Saya berpikir jika oksigen sekitar 2000 hingga 3000 mungkin ditambah pasien lain, namun untuk pasien lain kebutuhan oksigennya tidak terlalu,”ujarnya.

Dikatakannya kalau yang sudah pakai ventilator satu orang itu bisa membutuhkan lima tabung 6 meter kubik untuk satu hari satu malam.

Jika Ruang ICU merawat 20 saja atau Se- Kalbar ada 50 orang yang dirawat. Maka membutuhkan 500 tabung.

“Rumah sakit yang saya lihat manajemennya seperti Kabupaten Mempawah, Sekadau itu obat paling banyak di rumah sakit kasus juga banyak artinya obat tidak di distribusikan dengan baik,”pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved