Breaking News:

Penanganan Covid

Berapa Lama Kehilangan Penciuman Akibat Covid-19 dan Bagaimana Cara Mengatasi Anosmia?

Kondisi ini banyak dijumpai pada pasien Covid-19 meski tak semua kasus kehilangan penciuman akibat Covid-19.

Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi cara mengatasi anosmia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Anosmia adalah kehilangan penciuman atau bau secara keseluruhan atau sebagian.

Kondisi ini banyak dijumpai pada pasien Covid-19 meski tak semua kasus kehilangan penciuman akibat Covid-19.

Selain kehilangan penciuman, orang yang positif Covid-19 juga terkadang kehilangan fungsi indra perasa.

Itu artinya, bukan hanya tidak bisa mencium bau pasien Covid-19 juga bisa kesulitan merasakan makanan yang masuk ke mulut.

Meski begitu tidak berarti semua orang yang terinfeksi Covid-19 pasti mengalami anosmia.

Daftar Nomor Penting Terkait Covid-19 di Pontianak

Lama waktu anosmia karena covid-19 Anosmia yang muncul karena infeksi covid-19 bisa hilang dengan sendirinya seiring kesembuhan pasien.

Namun belum ada ukuran waktu yang pasti karena setiap pasien Covid-19 bisa mengalami gejala anosmia dengan durasi waktu yang berbeda-beda.

Sebagian pasien ada yang melaporkan hanya mengalami anosmia selama 2 minggu sampai sebulan.

Tetapi ada juga laporan pasien Covid-19 yang mengalami anosmia selama 2 hingga 5 bulan.

Dikutip dari Kompas Health yang melansir Health Line, sebuah studi yang dipresentasikan oleh American Academy of Neurology pada Februari 2021, menemukan bahwa banyak orang yang pulih dari Covid-19 masih merasakan anosmia hingga 5 bulan kemudian.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved