Breaking News:

Wahyudi Hidayat Hadir Langsung Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Agung Darunnajah Putussibau

Wahyudi Hidayat berharap, pembagian daging hewan kurban bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran untuk masyakarat yang kurang mampu.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Sahirul Hakim
Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat saat menghadiri langsung proses penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1442 H tahun 2021, di Masjid Agung Darunnajah Putussibau, Rabu 21 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat, telah menghadiri langsung proses penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1442 H tahun 2021, di Masjid Agung Darunnajah Putussibau, Rabu 21 Juli 2021.

Wahyudi Hidayat berharap, pembagian daging hewan kurban bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran untuk masyakarat yang kurang mampu.

"Jadi pembagian daging kurban tidak hanya untuk masyarakat muslim saja, boleh juga masyakarat non muslim, karena menunjukkan bahwa Islam adalah rahmatan lil 'alamin," ujarnya kepada Tribun.

Dijelaskannya, makna kurban diantaranya adalah mencontohkan sifatnya Nabi Ibrahim dan Ismail, dimana rela berkorban, untuk mencari ridho Allah SWT.

"Jadi dalam kehidupan sehari-hari kita harus saling berimpati dan berbagi dengan sesama, apa lagi di masa pandemi virus Corona seperti ini," ucapnya.

Sembilan Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu Tak Ada Warga yang Sedang Terpapar COVID-19

Sementara itu Ketua Yayasan Masjid Agung Darunnajah Putussibau Zainuddin menyatakan, jumlah hewan kurban Idul Adha tahun 20221 di Masjid Agung Darunnajah Putussibau ada 3 ekor sapi.

"Dimana  1 ekor dari Pemerintah Provinsi Kalbar, 1 ekor Pemerintah Kapuas Hulu, dan 1 ekor sumbangan jamaah," ungkapnya.

Sesuai dengan surat edaran Bupati Kapuas Hulu pelaksanaan qurban wajib memenuhi ketentuan, penyembelihan hewan qurban dilaksanakan sesuai syariat Islam, termasuk hewan yang disembelih, penyembelihan hewan qurban berlangsung dalam waktu tiga hari, yakni pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah untuk menghindari kerumunan di lokasi pelaksanaan qurban. Pemotongan hewan qurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R). 

Apabila keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R, pemotongan hewan qurban dapat dilakukan di luar RPH-R dengan ketentuan, penerapan jaga jarak fisik, meliputi melaksanakan pemotongan hewan qurban di area yang luas, sehingga memungkinkan diterapkannya jaga jarak fisik. Penyelenggara hanya membolehkan petugas pemotongan, dan pihak yang berkurban untuk menyaksikan pemotongan hewan qurban, menerapkan jaga jarak fisik antar petugas pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging.

Kapolres Pastikan Perayaan Idul Adha di Kapuas Hulu Berjalan Khitmad

Terus pendistribusian daging hewan qurban dilakukan oleh petugas kepada ke tempat tinggal warga yang berhak menurut skala prioritas termasuk warga yang terdampak Covid-19. Tidak dibenarkan pendistribusian daging hewan qurban dengan cara mengumpulkan penerima yang berhak pada satu lokasi.

Selanjutnya petugas yang mendistribusikan daging qurban wajib mengenakan masker rangkap, dan sarung tangan untuk meminimalkan kontak fisik dengan penerima.

Penerapan protokol kesehatan dan kebersihan petugas dan pihak yang berkurban, terdiri dari pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh petugas dan pihak yang berkurban di setiap pintu atau jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu tubuh. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Kapuas Hulu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved