Breaking News:

Sutarmidji Sebut Pemprov Kalbar Masih Menunggu Pengiriman Oksigen dari Batam dan Khucing

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan bahwa saat ini pasokan oksigen untuk daerah agak terlambat. 

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Pertemuan antara Gubernur Sutarmidji dan Wako Pontianak, Edi Kamtono di Pendopo Gubernur membahas tentang Penanganan Covid-19 di Kota Pontianak, Rabu 22 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan bahwa saat ini pasokan oksigen untuk daerah agak terlambat. 

Dikatakannya bahwa saat ini masih menunggu drop oksigen dari Jakarta, Batam bahkan Kuching. Jika kedatangan stok bisa cepat, maka Kamis sampai Jumat depan stok oksigen di Kalbar bisa normal kembali. 

“Kita di provinsi terus berupaya bagaimana stok obat, dan oksigen cukup. Oksigen untuk hari ini pas-pasan. Untuk daerah bahkan pasokan agak terlambat. Mudah-mudahan drop dari Jakarta, Batam dan Kuching bisa cepat,”ujarnya, Rabu 21 Juli 2021.

Ia mengatakan Pemprov Kalbar saat ini terus berupaya untuk punya stok oksigen minimal untuk 2 sampai 3 hari kedepan.

Setelah PPKM Darurat Berakhir, Kota Pontianak Terapkan PPKM Level Empat Hingga 25 Juli 2021

“Insya Allah kita akan berupaya semaksimal mungkin. Saya minta juga agar vaksinasi dipercepat. Itu yang harus dilakukan daerah dan kami provinsi akan memperhatikan,”ujarnya. 

Dikatakannya kondisi saat ini, semuanya jadi perhatian dan tanggung jawab provinsi untuk membantu percepatan penanganan covid-19.  Namun tentu harus didukung oleh penerapan prokes oleh masyarakat. 

“Semuanya apapun yang dilakukan kalau masyarakatnya masih tidak menjalankan prokes, tidak akan ada hasilnya,”ujarnya.

Ia mengatakan masyarakat harus pakak masker dua lapis. Aktivitas di pasar tradisional boleh sampai pukul 20.00 WIB.

“Tapi harus prokes, pakai masker dan sebagainya. Saya rasa itu yang harus kita jalankan,” pungkasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kalimantan Barat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved