Breaking News:

Setelah PPKM Darurat Berakhir, Kota Pontianak Terapkan PPKM Level Empat Hingga 25 Juli 2021

Kota Pontianak kembali masuk zona merah (Zona Tinggi) penyebaran Covid-19 berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar per 18 Jul

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat tinjau pengalihan arus di Kota Pontianak. File Istimewa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Selama empat pekan Kota Pontianak belum keluar dari zona merah (Zona Tinggi) penyebaran Covid-19.

Kota Pontianak kembali masuk zona merah (Zona Tinggi) penyebaran Covid-19 berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar per 18 Juli 2021. 

Dimana Kota Pontianak sebelumnya telah menerapkan PPKM Darurat sejak 12 Juli yang telah berakhir pada 20 Juli 2021. 

Setelah PPKM Darurat, Kota Pontianak  kembali menerapkan PPKM Level 4 sampai 25 Juli sesuai instruksi Mendagri nomor 23 tahun 2021 terbaru. 

Gubernur Sutarmidji Umumkan Kota Pontianak dan Singkawang Akan Terapkan PPKM Level 4

Dimana berdasarkan Inmendagri nomor 23 tahun 2021 bahwa pelaksanaan PPKM di suatu daerah ditentukan oleh Assesmen Situasi  Covid-19. Dimana saat ini menggunakan assesmen level 0 sampai level 4. 

Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan bahwa ia telah menghadap Gubernur Kalbar untuk berdiskusi dan berkordinasi tentang penanganan pandemi covid-19 di Pontianak.

“Kita ingin Kota  Pontianak ini bebas dan masyarakat cepat bisa beraktivitas terutama dalam perekonomian,”ujarnya usai menemui Gubernur Kalbar di Pendopo Gubernur, Rabu 21 Juli 2021. 

“Kota Pontianak kembali memperpanjang  sampai 25 Juli sesuai instruksi mendagri nomor 23 yang terbaru. Jadi  selama 5 hari saja sampai hari minggu. Kita tetap akan memperpanjang, karena kita harus mematuhi keputusan pusat,”ujarnya.

Sedangkan untuk penyekatan ruas jalan di beberapa titik Jalan di Kota Pontianak seperti di Jalan A Ayani dan beberapa ruas jalan lainnya yang dipandang akan justru mengahambat akan di kurangi kecuali ditempat yang akan menjadi tempat kerumunan.

“Ada beberapa penyekatan ruas jalan lainnya yang dipandang akan justru mengahambat akan kita kurangi, kecuali ditempat yang akan menjadi tempat kerumunan yang akan kita awasi. Intinya jangan sampai terjadi kerumunan,” tegasnya.

Bhabinkamtibmas Polsek Embaloh Hulu Lakukan Koordinasi dengan Satgas Posko PPKM Skala Mikro

Ia  berharap masyarakat Kota Pontianak bisa memahami kondisi saat ini untuk bisa bersama-sama menjaga supaya tidak terjadi lonjakan jika ini tidak di lakukan. 

“Bagi yang sudah terpapar dan bergejala cepat datangi fasilitas kesehatan , dan yang isoman lakukan kordinasi ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan obatan dan kontrol supaya cepat sembuh,”harapnya.

Dalam hal ini dikatakannya harus ada keterbukaan. Edi  meminta Satgas sampai ke  kecamatan, keluaragan maupun RT/RW untuk ikut membantu memonitor warga setempat supaya bisa isolasi mandiri agar cepat sembuh. (*)

(Update Informasi Seputar Kalimantan Barat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved