Breaking News:

Ketum Baru, PKPI Kalbar Tatap Pemilu Dengan Rasa Optimisme

Pergantian itu melalui sebuah Munaslub PKPI yang dilaksanakan Jakarta belum lama ini pasca Diaz Hendropriyono mengundurkan diri.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Try Juliansyah
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Kalbar, Mustaat Saman 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Dewan Pimpinan Provinsi PKPI Kalbar, Mustaat Saman menyambut pemilu 2024 kedepan dengan rasa optimisme untuk meraih kemenangan dan simpati masyarakat.

Hal ini dikatakan Mustaan menyusul adanya pergantian Ketum PKPI yang sebelumnya dijabat oleh Diaz Hendropriyono ke Mayjen TNI Marinir (purn) Yussuf Solichien.

Pergantian itu melalui sebuah Munaslub PKPI yang dilaksanakan Jakarta belum lama ini pasca Diaz Hendropriyono mengundurkan diri.

"Memang kita telah melaksanakan Munaslub dengan pengunduran diri Diaz Hendropriyono dan memang sudah terpilih Ketum baru yakni Mayjen TNI Marinir (purn) Yussuf Solichien," katanya, Rabu 21 Juli 2021 kepada Tribun.

PKPI Kalbar Tak Gentar Hadapi Pilkada 2020

"Dengan terpilihnya beliau, kita ingin mengembalikan marwah PKPI ke asalnya, ke barak yakni partai yang memang diinisiasi oleh jenderal purnawirawan TNI," tambahnya.

Dijelaskannya pada Munaslub juga terjadi perubahan nomenklatur yang dalam waktu dekat menunggu dikeluarkan oleh Kemenkumham.

Diantaranya ialah pergantian nama dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menjadi Partai Keadilan dan Persatuan (PKP). Kemudian juga ada perubahan nomenklatur dari perubahan lambang, dan desain warna.

Pasca munaslub, Mustaat pun mengatakan secara internal pihaknya pun sudah melakukan konsolidasi ditingkat provinsi dan kabupaten kota.

"Kita melaksanakan munaslub memang arahnya peningkatan disemua lini. Inikan semangat baru harus kita ambil. Yang penting adalah PKPI selalu turun pemilu dan lolos diterakhir, maka sekarang selain daripada mencari tokoh-tokoh kita juga akan gas untuk persiapan verfikasi administrasi dan faktual oleh KPU. Dengan begitu PKPI akan bisa lebih cepat untuk konsolidasi dan persiapan menghadapi pemilu kedepan," ujarnya optimis.

Diketahui, di tahun 2019 PKPI mendapat satu kursi di DPRD Provinsi Kalbar dari yang hasil 2014 mendapat tiga kursi. Sementara ditingkat kabupaten kota pada 2014 ada 23 kursi dan pada 2019 menurun hanya mendapat 10 kursi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved