Breaking News:

Ketua DPRD Bengkayang Minta Pemda Monitoring Perkembangan Ketersediaan Oksigen

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan tidak ingin apabila terjadi kelangkaan maupun kekurangan oksigen di setiap rumah sakit di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Jovi Lasta
Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus. Rabu 21 Juli 2021. TRIBUN PONTIANAK/JOVI LASTA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Dimasa pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah diharapkan dapat memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat, terkhusus dalam penyediaan oksigen di seluruh rumah sakit wilayah Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu 21 Juli 2021.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus meminta kepada Pemerintah Daerah mempersiapkan dan memastikan secara penuh penyediaan serta ketersediaan oksigen di rumah sakit Umum Daerah milik Pemerintah maupun milik Swasta.

Kebutuhan oksigen saat ini meningkat, Fransiskus berharap ketersediaan oksigen di Kabupaten Bengkayang tercukupi. Ia meminta agar Pemerintah Daerah melalui OPD terkait dapat memantau perkembangam ketersediaan oksigen.

"Saya minta kepada Pemerintah, supaya betul-betul memperhatikan secara serius dan segera mengantisipasi ketersediaan oksigen," ujar Fransiskus.

Bupati Darwis Harap, Umat Beragama di Kabupaten Bengkayang Menjaga Kedamaian dan Ketentraman

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan tidak ingin apabila terjadi kelangkaan maupun kekurangan oksigen di setiap rumah sakit di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Kemudian, Fransiskus juga meminta pihak berwajib dengan tegas menindak siapapun yang berupaya melakukan spekulan terhadap tabung oksigen, apalagi dimasa pandemi Covid-19 kebutuhan oksigen semakin meningkat.

"Apabila ditemukan oknum spekulan yang nakal, segera ditindak oleh pihak aparat," tegas Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang ini.

Ia menyampaikan, kepada OPD terkait untuk memberikan update informasi secara berkala tentang perkembangan terbaru secara rinci di Rumah Sakit, baik itu ketersediaan dan pemenuhan oksigen bagi pasien, Kamar pasien dan juga Jumlah Pasien yang sedang di rawat, guna koordinasi berjalan dengan efektif serta kendala dan hambatan yang dihadapi dapat teratasi dengan cepat. (*)

(Simak berita terbaru dari Bengkayang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved