Breaking News:

Idul Adha

Apa Itu Hari Tasyrik? Amalan Apa yang Bisa Dilakukan di Hari Tasyrik?

Dengan demikian, seseorang yang biasa melakukan puasa sunnah Senin Kamis atau puasa Daud, dilarang berpuasa ketika bertepatan pada hari tersebut.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi Hari Tasyrik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hari Tasyrik adalah hari setelah Hari Raya Idul Adha tepatnya pada 12, 13 dan 14 Dzulhijjah.

Hari Tasyrik berasal dari bahasa Arab, Tasyrik yang artinya cahaya matahari.

Hal itu sebagaimana disampaikan Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya.

Menurut UAS, tiga hari di bulan Dzulhijjah disebut Hari Tasyrik karena pada hari-hari itu, orang di Arab menjemur daging kurban pakai sinar matahari.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juli 2021 Setelah Idul Adha

"Daging banyak, dipotong lalu dijemurnya. Itu hari tasyrik. 11, 12 dan 13" kata Ustadz Abdul Somad.

UAS mengatakan, Hari Tasyrik disebut juga hari memotong.

Lalu kenapa diharamkan puasa pada Hari Tasyrik?

"Karena Hari Tasyrik adalah hari makan," kata UAS. 

Larangan puasa di Hari Tasyrik disampaikan Rasulullah SAW.

Hal itu sebagaimana disampaikan Ustaz Muhammad Syukron Maksum.

Apa Boleh Menyembelih Hewan Kurban yang Hamil?

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved