Breaking News:

Politisi PAN Nilai Penting Disampaikan ke Publik Terkait Hasil Evaluasi PPKM Darurat di Pontianak

Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar meminta pemerintah untuk menyampaikan evaluasi dan hasil Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyara

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Fraksi Amanat Keadilan Bangsa (AKB) DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar meminta pemerintah untuk menyampaikan evaluasi dan hasil Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Pontianak.

Permintaan Ketua Fraksi Amanat Keadilan Bangsa (AKB) ini guna mengetahui efektif atau tidaknya cara tersebut dalam menekan kasus Covid-19.

"Pemerintah harus menyampaikan evaluasi dari PPKM darut. Sejauh ini dalam penerapannya apa saja hasilnya dan tantangan di lapang. Kemudian dampaknya berbagai hal apa saja," ujarnya, Selasa 20 Juli 2021.

PPKM Darurat Berakhir Hari Ini, PPKM Diperpanjang atau Tidak? Simak Pernyataan Jokowi

Dengan adanya evaluasi dan hasil, menurut Zulfydar, pemerintah baru akan bisa membuat kebijakan apakah PPKM darurat tersebut bisa dilanjutkan yang efektif atau ada kebijakan baru lainnya yang tepat sasaran.

Selain daripada itu, ia menilai perlu ada kajian hasil di bidang kesehatan dari PPKM darurat tersebut mampu menekan kasus atau bagaimana. 

Kemudian dari sisi ekonomi seberapa besar dampaknya. Begitu juga dari sisi keamanan apakah kebijakan di buat dapat menjawab persoalan di lapangan.

Sekretaris DPW PAN Kalbar itu menambahkan dengan hasil dan evaluasi yang ada bisa menjadi dasar yang kuat dan bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa kebijakan yang dikeluarkan tepat.

"Dengan analisa hasil yang disampaikan sehingga masyarakat bisa menilai. Kalau kebijakan berdampak baik maka akan didukung semua pihak. Program atau kebijakan tersebut akan otomatis berjalan lancar di lapangan," kata ya.

Menurutnya dari informasi di lapangan dalam penerapan PPKM darurat perlu beberapa hal yang terus diperhatikan yakni keseimbangan antara penanganan kasus dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kasus Covid-19 di Pontianak Terus Meningkat, Perhari Bisa Capai 200 Orang Terkonfirmasi Positif

 "Mungkin bagi masyarakat yang ekonomi menengah ke atas masih bisa bertahan dalam memenuhi kebutuhan sehari - hari. Tapi bagaimana dengan di kalangan ekonomi ke bawah, itu akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari - hari," ujarnya.

"Belum lagi ketegasan penindakan persoalan pelanggaran. Semua harus seimbang. Saran saya penanganan mikro perlu menjadi perhatian oleh karena itu harus tepat sasaran dan penanganan tidak merugi kawasan lainnya yang tidak ada kasus," pintanya.

Walaupun memang diakuinya sejauh ini penanganan yang dilakukan pemerintah sudah berjalan baik dan hanya saja perlu pendekatan mana yang lebih seimbang dan efektif.

"Dari sisi anggaran kesehatan untuk Kota Pontianak kami mendukung, termasuk vaksinasi dan lainnya. Kami apresiasi Wali Kota, keamanan dalam upaya tetap menjalankan ekonomi tetap berjalan. Khususnya ke dokter dan tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Covid 19 " tutupnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kalimantan Barat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved