Breaking News:

Idul Adha

LARANGAN Cukur Sebelum Kurban, Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hukum Larangan Itu !

Berdasarkan hadist tentang larangan potong kuku dan cukur rambut yang diriwayatkan oleh Imam Muslim no.1977 sebelumnya....

Editor: Mirna Tribun
YakobchukOlena
Ilustrasi potong rambut. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Bulan Dzulhijjah 1442 H dan hari raya Idul Adha tahun 2021 kini tinggal menghitung hari. 

Bagi yang punya rencana akan melaksanakan kurban pada Idul Adha 1442 H atau Idul Adha 2021, perlu mengetahui beberapa perkara seputar amalan melaksanakan ibadah tersebut.

Satu diantaranya yaitu adanya larangan memotong kuku dan mencukur rambut yang ada di sekujur tubuhnya.

Larangan yang termasuk dalam amalan sunnah di bulan Dzulhijjah bagi yang berkurban ini dilakukan sejak awal masuknya bulan Dzulhijjah hingga hewan kurbannya disembelih.

Ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut.

“Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban,” bunyi hadist HR. Muslim no. 1977 bab 39 halaman 152.

Sambut Idul Adha 1442 H, CMI Serahkan Hewan Kurban ke Warga Sekitar Perusahaan

(UPDATE Berita tentang Idul Adha DISINI)

Hukum tidak memotong kuku dan mencukur rambut selama 10 hari di awal Dzulhijjah sebagaimana diterangkan dalam hadist tersebut merupakan sunnah.

Lantas, apa hikmahnya mengerjakan amalan itu bagi yang menjalankan kurban?

Simak penjelasan Ustad Adi Hidayat atau UAH sebagaimana telah dirangkum Serambinews.com dari sebuah tayangan video kajiannya berikut ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved