Breaking News:

Idul Adha

Berkurban Merupakan Syariat dari Nabi ? Apa Hikmah Hari Raya Kurban ?

ritual kurban adalah salah satu ritual ibadah pemeluk agama Islam, dimana dilakukan penyembelihan binatang ternak untuk dipersembahkan kepada Allah.

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
eramulim.com
Ilustrasi hewan kurban. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Kurban (Bahasa Arab: قربن, transliterasi: Qurban), yang berarti dekat atau mendekatkan atau disebut juga Udhhiyah atau Dhahiyyah secara harfiah berarti hewan sembelihan.

Sedangkan ritual kurban adalah salah satu ritual ibadah pemeluk agama Islam, dimana dilakukan penyembelihan binatang ternak untuk dipersembahkan kepada Allah.

Ritual kurban dilakukan pada bulan Dzulhijjah pada penanggalan Islam, yakni pada tanggal 10 (hari nahar) dan 11,12 dan 13 (hari tasyrik) bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.

Berikut tata cara dan doa menyembelih hewan kurban, seperti panduan Kementerian agama atau Kemenag RI.

Hukum Melaksanakan Kurban

Kurban hewan ternak yang dilakukan pada Hari Raya Idul Adha dan hari Tasyrik tanggal 11,12, dan 13 Zulhijah dimaknai sebagai bentuk ketaatan seorang hamba dalam rangka mendekatkan diri dengan Pencipta-Nya.

Hal ini ada kaitannya dengan asal-usul perayaan Idul Adha itu sendiri yang melibatkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS.

Sambut Idul Adha 1442 H, CMI Serahkan Hewan Kurban ke Warga Sekitar Perusahaan

(UPDATE Berita tentang Idul Adha DISINI)

Perintah untuk berkurban ditegaskan oleh Allah SWT dalam Surat Al Kautsar yang berbunyi:

“Sesungguhnya Kami telah memberikan nikmat yang banyak. Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS Al-Kautsar (108) : 1-2).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved