Breaking News:

Berita Video

Ditangkap Polisi, Pria Bernama Malih Hina Jokowi dan Polisi Minta Maaf

Upaya penangkapan itu bermula dari video Malih di media sosial. Video itu berdurasi 27 detik.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BANGKALAN - Warga Bangkalan, Madura, Malih (41) diamankan aparat kepolisian karena diduga menghina Presiden Joko Widodo dan Polri.

Upaya penangkapan itu bermula dari video Malih di media sosial. Video itu berdurasi 27 detik.

Di video itu, pria berambut jabrik menghina dan mengatakan Jokowi dan polisi dengan sebutan binatang. Halo Jokowi an*ng, polisi an*ng, aku tak takut sama polisi an*ng yah'.

Sembari merokok, pria di dalam video itu terus mengatakan tidak takut polisi.
Bahkan dia terus menerus menyebut Presiden Jokowi dengan sebutan hewan.

"Aku gak takut sama polisi. Halo Jokowi a**g. Aku gak takut sama polisi an*ng yah," ujarnya.

Di video viral yang diunggah smart.gram pukul 10.00 WIB itu menyebut hinaan terhadap Jokowi dan polisi dibuat akun TikTok masmalih376.

Diduga Posting Ujaran Kebencian di Facebook, Seorang Pemuda Ditangkap Personel Polres Mempawah

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Gatot Repli Handoko mengatakan sudah mengamankan Malih.

Saat ini, pelaku sudah berada di Mapolda Jawa Timur untuk dimintai keterangan. "Telah kami amankan," kata dia.

Setelah diamankan, Malih akhirnya meminta maaf.

Diunggah melalui akun Instagram @memomedsos, terlihat Malih mengucapkan permintaan maafnya.

"saya, pemilik akun TikTok @masmalih376, atas perbuatan saya setelah melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi dan Kepolisian Republik Indonesia, dengan mengatakan Jokowi (sebut binatang) dan polisi (sebut binatang)," ucap Malih.

Selain permohonan maaf, Malih juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak Presiden Jokowi dan Kepolisian Negara Republik Indonesia," lanjut Malih

"saya tidak akan mengulangi atas perbuatan saya, wasalamualaikum warahmatulahi wabarakatus," tutup Malih.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved