Breaking News:

Berita Video

Tinjau Lokasi Banjir di Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Sebut akan Atasi Secara Bertahap

Ia memastikan bahwa pada banjir yang terjadi tidak ada korban jiwa dan belum ada warga yang mengungsi.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung lokasi terjadinya banjir, di Jalan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak, Rabu 14 Juli 2021. Selain di lokasi tersebut, Edi juga meninjau ke beberapa titik lainnya.

Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa banjir yang terjadi kali ini hampir merata di seluruh Kota Pontianak. Ia mengatakan, tidak hanya di Kecamatan Pontianak Selatan saja, namun juga terjadi di Pontianak Tenggara, Pontianak Kota, Pontianak Barat dan Pontianak Timur serta Pontianak Utara. Dari jumlah titik tersebut, namun memang dikatakan Edi ada lokasi yang cukup tinggi.

"Ada daerah-daerah yang tinggi rata-rata 20-30 centimeter, seperti di Purnama ini tidak semuanya, termasuk di Pontianak Kota dan Barat di permukiman pada umumnya, di jalan-jalan besar contohnya di Jalan Sutoyo sebagian," ujar Edi Rusdi Kamtono.

Edi Rusdi Kamtono menerangkan banjir tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya oleh air pasang yang tinggi dan hujan deras yang berdurasi lama.

Edi menjelaskan dari informasi yang didapat dari Badan Meteorologi dan Geofisika bahwa air pasang sejak 12 Juli sampai 15 Juli 2021 ketinggian air pasang mencapai 1,7 meter dari permukaan Sungai Kapuas, kemudian ditambah angin dan badai.

"Ini setelah disampaikan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika yang menyampaikan bahwa Kota Pontianak dan sekitarnya di Kalbar akan terjadi badai disertai gelombang dan hujan lebat antara 100 sampai 150 mili meter perhari, ini lebat dan panjang," ungkapnya.

Untuk itu, Edi Rusdi Kamtono berharap agar warga Kota Pontianak tetap waspada supaya bisa mengantisipasi apabila terjadi hujan dan air pasang.

Dan tentu, dikatakannya Pemerintah Kota Pontianak secara bertahap mengatasi genangan-genangan yang terjadi.

Monitoring Perkembangan Banjir di Kecamatan Tanah Pinoh, Kapolsek Kota Baru Imbau Warga Waspada

"Pertama yaitu normalisasi parit yang dilakukan setiap hari maupun berkala. Kedua meninggikan jalan," ungkapnya.

Untuk lokasi di Purnama Parit Tokaya ini, Edi menerangkan diperlukan upaya khusus untuk mengatasi banjir. Hal ini lantaran wilayah yang rendah atau lembah yang paling rendah adalah di kawasan Parit Tokaya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved