Breaking News:

Pola Hidup Sehat

Penelitian Mengungkapkan Konsumsi Nasi Dingin Lebih Sehat dari Nasi Panas

Hasilnya adalah mengonsumsi nasi dingin terbukti menghasilkan gula darah yang lebih rendah dibandingkan mengonsumsi nasi panas yang baru matang.

Editor: Maudy Asri Gita Utami
Kompas.com
Hasilnya adalah mengonsumsi nasi dingin terbukti menghasilkan gula darah yang lebih rendah dibandingkan mengonsumsi nasi panas yang baru matang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Nasi adalah beras yang telah direbus. Proses perebusan beras dikenal juga sebagai 'tim'.

Penanakan diperlukan untuk membangkitkan aroma nasi dan membuatnya lebih lunak tetapi tetap terjaga konsistensinya.

Nasi menjadi salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia.

Namun, nasi bisa meningkatkan gula darah yang berbahaya bagi penderita diabetes.

Sebuah teori menyebutkan bahwa nasi dingin lebih sedikit meningkatkan gula darah, seperti apa faktanya?

[Update Informasi Lainnya Disini]

INILAH Buah Kawista, Manfaat Buah Kawista Diantaranya Mampu Mengendalikan Kadar Gula Darah

Nasi memiliki indeks glikemik tinggi

Nasi memiliki indeks glikemik tinggi yang membuat gula darah akan meningkat setelah mengonsumsi nasi.

Hal ini disebabkan karena zat pati dalam nasi. Zat pati terbagi mejadi dua jenis, yaitu bisa dicerna dan tidak bisa dicerna.

Zat pati yang bisa dicerna adalah zat pati pada nasi yang baru matang.

Zat ini dengan mudah dicerna di usus menjadi glukosa dan masuk ke dalam pembuluh darah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved