Jembatan di Ruas Jalan Ketapang - Kendawangan Terputus, Akses Transportasi Terhambat
"Faktor putusnya jalan karena faktor alam akibat dari tingginya curah hujan, saat ini personel Polsek sudah di TKP," kata Andhika, Rabu 14 Juli 2021.
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Jembatan yang berada di ruas jalan Ketapang - Kendawangan tepatnya di Desa Pagar Mentimun Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat terputus pada Rabu 14 Juli 2021.
Akibat kejadian tersebut, membuat satu unit truk terjebak.
Tampak dari sejumlah video yang beredar di media sosial, truk mengalami kerusakan di bagian ban depan.
Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Ketapang AKP Andhika Desky membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, jembatan ambruk akibat faktor alam dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi di Ketapang.
"Faktor putusnya jalan karena faktor alam akibat dari tingginya curah hujan, saat ini personel Polsek sudah di TKP," kata Andhika, Rabu 14 Juli 2021.
• Barang Bukti Sebanyak 84,303 Gram Sabu dan 36,5 Butir Ekstasi Dimusnahkan Kejari Ketapang
Andhika mengungkapkan, akibat ambruknya jembatan, akses menuju Kendawangan dari Kota Ketapang untuk sementara masih terhambat.
Hanya kendaraan roda dua saja yang masih bisa melintas.
"Kapolsek lagi mencari solusi agar masyarakat bisa lewat. Sementara jalan masih macet, akibat antrean kendaraan. Tapi infomasi terakhir, alat berat udah berada di lokasi untuk buat meting," pungkasnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Ketapang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/satu-unit-truk-terjebak-akibat-putusnya-jembatan-di-ruas-jalan-ketapang245.jpg)