Bupati Sambas Minta RPJMD 2021-2026 Selaras dengan Program Provinsi dan Pusat

Bupati Sambas, Satono dan Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi meminta dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Samba

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas, H Satono, S.Sos.i., MH 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, Satono dan Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi meminta dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sambas 2021-2026, bisa selaras dengan program pembangunan Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Kata dia, hal itu berkaitan dengan pedoman arah pembangunan daerah, karenya mesti selaras dengan program pembangunan di tingkat Provinsi dan Pusat.

“RPJMD adalah acuan pembangunan selama lima tahun ke depan. Dalam penyusunannya selain mengacu pada visi misi Satono-Rofi. Saya minta, juga harus sesuai dengan program di provinsi dan pemerintah pusat,” ujarnya, Rabu 14 Juli 2021.

Bupati Minta Sekda dan Kadis Pahami Visi Misi Sambas 2021-2026

Satono mengatakan dalam perjalanannya, memang perlu masukan dari semua pihak. Karenanya kemarin dilakukan konsultasi publik, guna merumuskan dan menghimpun segala masukan terhadap rancangan awal RPJMD 2021-2026.

Dalam perumusannya kata mantan ASN Kabupaten Sambas itu, juga mesti berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025.

“RPJMD Kabupaten Sambas lima tahun ke depan juga akan menjadi parameter pemerintahan Satono-Rofi. Juga menjadi instrumen fungsi pengawasan DPRD dalam penyelenggaraan pembangunan daerah dan menyalurkan aspirasi masyarakat sesuai dengan programnya,” katanya.

Untuk itu, Satono meminta kepada tim penyusun RPJMD agar bisa menyelesaikan tugasnya sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. 

Jangan sampai kata dia ada kelalaian yang bertentangan dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengatur soal RPJMD.

"Dalam penyusunannya, tim harus berkoordinasi dengan pemerintah Pusat, Provinsi, Daerah dan DPRD. Juga harus melibatkan instansi lain seperti akademisi di perguruan tinggi,” tutupnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved