Breaking News:

Bupati dan Wakil Bupati Mempawah Ikuti Zoom Meeting Bersama PT Pelindo II, Ini Pembahasannya

Muhammad Pagi berharap rekomendasi yang di berikan para ahli dapat di laksanakan sesegera mungkin.

Penulis: Ramadhan | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA/Humas Pemkab Mempawah
Bupati Mempawah, Erlina beserta Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi mengikuti zoom meeting bersama PT Pelindo II di Balai Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Selasa 13 Juli 2021.   

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina beserta Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi mengikuti zoom meeting bersama PT Pelindo II di Balai Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Selasa 13 Juli 2021.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, Dandim 1201/Mph, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, Kajari Mempawah, Antoni Setiawan, serta para kepala OPD Kabupaten Mempawah.

Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut terkait Fishing Ground Mapping di area laut sekitar pelabuhan Kijing.

Sesuai rilis yang diterima Tribun, Rabu 14 Juli 2021, Wahyu Pradito, Senior Vice President PT Pelindo mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung program-program pembangunan Pemerintah Kabupaten Mempawah sebagai peran dari hadirnya BUMN di wilayah Kabupaten Mempawah.

"Hadirnya BUMN seyogyanya untuk membantu pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Wakil Bupati Muhammad Pagi berharap bahwa dengan kegiatan ini dapat memberikan solusi bagi nelayan terdampak dari pembangunan pelabuhan Kijing dan tidak ada pihak yang dirugikan.

Muhammad Pagi melanjutkan bahwa dengan analisa yang di lakukan oleh konsultan, tentunya dapat mengetahui dengan pasti program apa saja dan jelas peruntukannya bagi nelayan.

Jalankan Program CSR, PT Pelindo II Serahkan Bantuan Paket Sembako Pada Pemkab Mempawah

"Saya berharap dengan adanya Fishing Ground Mapping ini dapat menjadi solusi nyata bagi nelayan terdampak dari pembangunan pelabuhan Kijing," ujarnya jelas, Rabu 14 Juli 2021.

Muhammad pagi melanjutkan selain itu perlu tindak lanjut terkait data nelayan yang terdampak, sehingga program yang di berikan benar-benar tepat sasaran.

Selain itu Muhammad Pagi berharap rekomendasi yang di berikan para ahli dapat di laksanakan sesegera mungkin.

"Dikaji lebih mendalam dampak dari pembangunan sehingga dapat memberikan solusi bagi nelayan serta jelas pertanggung jawabannya," pintanya tegas.

Menurutnya, pendampingan kepada para nelayan juga perlu dilakukan sebagai bentuk perhatian BUMN terhadap keberlangsungan mata pencaharian nelayan.

[Update Berita Seputar Kabupaten Mempawah]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved