Penanganan Covid

Bagaimana Cara Kerja Vaksin Covid-19 di Dalam Tubuh?

Indonesia menjadikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sebagai bagian dari strategi penanggulangan pandemi Covid-19.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
ILUSTRASI Vaksin Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Vaksin adalah produk biologi yang diberikan kepada seseorang untuk melindunginya dari penyakit yang melemahkan, bahkan mengancam jiwa.

Bagaimana cara kerja vaksin di dalam tubuh?

Vaksin yang sudah disuntikkan akan merangsang pembentukan kekebalan terhadap penyakit tertentu pada tubuh seseorang.

Tubuh akan mengingat virus atau bakteri pembawa penyakit, mengenali dan tahu cara melawannya.

Badan Intelijen Negara Gelar Vaksinasi Covid-19 dari Rumah ke Rumah dan Khusus untuk Pelajar

Perlu diketahui, vaksin tidak 100% membuat kita kebal terhadap Covid-19.

Namun, akan mengurangi dampak yang ditimbulkan jika kita tertular Covid-19.

Melansir laman resmi Komite Penanggulangan Covid-19, vaksin diberikan hanya untuk mereka yang sehat.

Ada beberapa kriteria individu atau kelompok yang tidak boleh divaksinasi COVID-19 :

Kenapa Sertifikat Vaksin Belum Tersedia Padahal Sudah Vaksin ? Lalu, Cara Lapor Sertifikat Vaksin ?

- Orang yang sedang demam dengan suhu > 37,5 °C

- Orang dengan hipertensi tidak terkontrol, yaitu tekanan darah > 180/110 mmHg (Jika tekanan darah >180/110 mmHg pengukuran tekanan darah diulang 5 (lima) sampai 10 (sepuluh) menit kemudian. Jika masih tinggi maka vaksinasi ditunda sampai terkontrol)

- Orang yang mengalami alergi berat setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya (vaksinasi dosis 1) maka tidak bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

- Orang yang sedang hamil, ditunda sampai melahirkan.

- Orang yang mengidap penyakit autoimun seperti asma, lupus. Vaksinasi ditunda jika sedang dalam kondisi akut atau belum terkendali.

Pedulilindungi Sertifikat Vaksin ke-1 ! Segera Cek Sertifikat Vaksin untuk Syarat Perjalanan PPKM

- Orang yang sedang mendapat pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun dan penerima produk darah/transfusi. Vaksinasi ditunda dan dirujuk.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved