Breaking News:

Untuk Keluar dari Zona Merah, Gubernur Sutarmidji Minta Warga Pontianak Patuh Batasi Mobilitas

Tapi tergantung Masyarakat, kalau masih suka dengan zona merah, ya lakukan suka - suka, tapi kalau mau keluar dari zona merah, mari sama-sama menjaga

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Gubernur Kalbar Sutarmidji. 

TRIBUNPONTIANAK CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menghimbau masyarakat untuk mematuhi kebijakan pembatasan kegiatan aktivitas sosial sementara waktu ini agar Pontianak dapat segera keluar dari zona merah.

Sutarmidji menilai, bila masyarakat Pontianak dapat menahan diri selama sepekan ini untuk menahan mobilitasnya, maka pekan depan Kota Pontianak sudah keluar dari zona merah.

"Sekarang ini masyarakat harus membatasi interaksi antara satu dan lain, artinya mobilitas masyarakat harus dikurangi. Contoh, mall kalau ditutup itu akan ada pembatasan hingga 14 ribu orang yang berkunjung disitu, dari jumlah pengunjung dan tenaga kerja, dari pukul 09.00 sampai 20.00," ujarnya, didepan awak media.selasa 13 Juli 2021.

"Artinya kalau di Pontianak ini bisa menjaga mobilitas warga 200 ribu orang saja yang berhenti berinteraksi mobilitasnya dekat dekatan, maka saya yakin Pontianak bisa keluar dari zona merah mudah - mudahan bisa Minggu depan,"imbuhnya.

Berikut Syarat Masuk Kota Pontianak Selama PPKM Darurat

Namun, ia menegaskan hal itu tergantung dari kepatuhan masyarakat mengikuti kebijakan yang sudah diterapkan.

"Tapi tergantung Masyarakat, kalau masih suka dengan zona merah, ya lakukan suka - suka, tapi kalau mau keluar dari zona merah, mari sama - sama menjaga,"jelasnya.

Iapun berharap, PPKM Darurat yang diberlakukan di Kota Pontianak hingga 20 Juli 2021 nanti dapat menekan penyebaran Covid 19, sehingga Pontianak dapat keluar dari zona merah. (*)

(Simak berita terbaru dari Kalbar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved