EURO 2020

Pendukung Inggris Merapat! Ada Petisi Minta Laga Final EURO 2020 Italia Vs Inggris Diulang

Salah satu pendukung Inggris tersebut telah membuat petisi di change.org dalam upaya laga ulang Final Euro 2020.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
NIKLAS HALLE'N / AFP
Ilustrasi - Penggemar Inggris bersorak untuk tim mereka di luar Stadion Wembley menjelang pertandingan sepak bola final UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Italia di London barat laut pada 11 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Muncul petisi minta laga final Euro 2020 antara Italia Vs Inggris diulang yang dibuat oleh Pendukung Inggris masih sepi peminat.

Fans Three Lions terus berjuang untuk menerima kenyataan bahwa Inggris gagal di final Euro 2020 melawan Italia.

Beberapa pendukung Inggris telah melakukan upaya yang lain dengan mencoba mengambil tindakan sendiri, dilansir dari Marca.

Salah satu pendukung Inggris tersebut telah membuat petisi di change.org dalam upaya laga ulang Final Euro 2020.

PERJALANAN Italia Juara EURO 2020 - Kutukan Pecah, Penantian 53 Tahun hingga Berkah Pemain Juventus

Keputusan wasit telah diperdebatkan secara luas sejak selesainya Final Euro 2020.

Kini sejumlah pendukung Inggris telah mengambil keputusan untuk memulai petisi laga ulang.

Salah satu kejadian yang disorot yakni saat Bukayo Saka dianiaya selama pertandingan antara Inggris dan Italia.

Kala itu Saka diseret bajunya oleh Giorgio Cheiellini dan diberi kartu kuning.

Kini pendukung Inggris meminta untuk memberikan kartu merah yang lebih pantas atas tindakan tersebut.

"Pertandingan pada 11/07/2021 sama sekali tidak adil, setelah Italia hanya menerima kartu kuning karena menyeret pemain Inggris seperti budak," dikutip dalam salah satu deskripsi petisi pendukung Inggris tersebut.

Pendukung Inggris mengungkap Italia memainkan permainan yang keras lewat dorongan, tarikan terhadap Inggris.

“Semua dorongan, tarikan, dan tendangan dan Italia masih diizinkan untuk menang?" dikutip dari petisi tersebut.

"Italia seharusnya diberi kartu merah untuk permainan dan Final Euro 2020 dapat diulang dengan wasit yang tidak bias. Ini sama sekali tidak adil."

Gagal Juara EURO 2020, Inggris Optimis Tatap Piala Dunia 2022

Survei ini bertujuan untuk mendapatkan 75.000 tanda tangan dan mengambil sebagian besar dari mereka dengan sangat cepat.

Selain itu ada lima petisi sejauh ini, satu petisi mendekati 1.500 tanda tangan, sementara yang lain jumlahnya sedikit.

Satu petisi, bernama 'Justice Rematch for England', hanya memiliki enam orang di dalamnya pada Senin pagi, dilansir dari Daily Mail.

Sebelumnya, pasca laga semifinal Euro 2020 antara Inggris vs Denmark turut mendapatkan sorotan.

Pendukung sepakbola dunia membuka petisi yang serupa untuk laga ulang semifinal tersebut. 

Hal ini terkait dengan adanya ketidaksesuaian keputusan wasit dengan hadiah penalti untuk Inggris lewat Harry Kane.

Rekap Hasil Final EURO 2020

Timnas Italia berhasil menjuarai EURO 2020 usai mengalahkan timnas Inggris di Stadion Wembley, Minggu 11 Juli 2021 waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Bermain di markas Inggris, Italia tampil sangat mendominasi.

Dikutip dari WhoScored, Gli Azzurri memimpin penguasaan bola dengan 65,6 persen.

Dari segi peluang, Italia memiliki 19 yang 6 di antaranya mengarah ke gawang.

Adapun Inggris mempunyai 6 kesempatan dengan 2 menuju tepat sasaran.

Meski menekan sejak awal pertandingan, Italia dikejutkan dengan gol kilat Inggris.

Menerima umpan silang dari Kieran Trippier, Luke Shaw langsung menyambut bola dengan sepakan voli kaki kiri.

Tendangan keras Shaw dari dalam kotak penalti membuat kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, mati langkah.

Inggris sudah unggul 1-0 pada menit ke-2.

Terus mengurung pertahanan Inggris tak membuat Italia mampu menyamakan kedudukan.

Skor 1-0 untuk Inggris bertahan sampai turun minum.

Gol yang dinantikan Italia muncul pada menit ke-67.

Proses gol timnas Italia diawali dengan umpan sepak pojok Domenico Berardi.

Bola kiriman Berardi membuat kemelut di depan gawang timnas Inggris.

Si kulit bulat akhirnya disundul oleh gelandang Italia, Marco Verratti.

Kiper Inggris, Jordan Pickford, menepis bola sehingga si kulit bulat menyentuh tiang kanan gawang The Three Lions.

Bola liar kemudian disambar bek Italia, Leonardo Bonucci, dengan sontekan kaki kiri.

Skor 1-1 tidak berubah hingga menit ke-90 sehingga duel dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Pada babak tambahan, timnas Italia dan timnas Inggris tak mampu menciptakan gol sehingga pertarungan mesti diselesaikan dengan adu penalti.

Italia menutup perjuangan di Piala Eropa 2020 dengan kemenangan 3-2 pada babak tos-tosan.

Tiga eksekutor penalti Italia yang mengukir gol adalah Domenico Berardi, Leonardo Bonucci, dan Federico Bernardeschi.

Sementara itu, algojo Inggris yang menjalankan tugas dengan sempurna cuma dua pemain, yakni Harry Kane dan Harry Maguire.

Penendang penalti Italia yang gagal ada dua pemain, yaitu Andrea Belotti dan Jorginho.

Di kubu Inggris, penendang yang tak mampu menceploskan gol ada tiga. Mereka adalah Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka.

Meski tidak ikut berperan dalam mengemas gol maupun assist, bek sekaligus kapten Italia, Giorgio Chiellini, menjadi trending topic di Twitter.

Pada menit ke-90+5, Giorgio Chiellini melanggar winger Inggris, Bukayo Saka.

Chiellini menarik seragam Saka menggunakan tangan kanan.

Saka sambil terjungkal ke belakang lantaran ulah Chiellini.

Wasit asal Belanda, Bjorn Kuipers, langsung memberikan kartu kuning untuk Chiellini.

Tak lama seusai kejadian, nama Chiellini langsung dikicaukan lebih dari 115 ribu kali.

Penyebutan Chiellini di Twitter berada di urutan kedua daftar trending topic.

Wajar rasanya apabila Chiellini kelabakan mengejar Saka yang baru berusia 19 tahun.

Terlepas dari perbuatannya, Chiellini menggoreskan tinta emas di final EURO 2020.

Dengan usia 36 tahun, 331 hari, Chiellini menjadi pemain tertua yang memulai partai final EURO sebagai kapten.

Giorgio Chiellini menyalip pendahulunya, Gianluigi Buffon, yang saat membela Italia di final EURO 2012 kontra timnas Spanyol, berumur 34 tahun, 154 hari.

(Dapatkan Info Seputar EURO 2020 Disini)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved