Breaking News:

Bupati Martin Pinta Perketat Batas Kabupaten Ketapang Dengan Kalteng

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro menyampaikan enam kecamatan yang menjadi prioritas dalam pengetatan perlint

TRIBUNPONTIANAK/NUR IMAM SATRIA
Bupati Ketapang Martin Rantan bersama Unsur Forkopimda usai kegiatan rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kantor Bupati Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Kabupaten Ketapang Martin Rantan mengintruksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan di sejumlah titik perlintasan perbatasan dengan provinsi Kalimantan Tengah.

Menurut Martin, pengetatan tersebut guna mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19, mengingat akhir-akhir ini lonjakan kasus cukup tinggi.

"Kita akan membatasi daerah-daerah yang berinteraksi dengan luar kabupaten dan provinsi," kata Martin usai menggelar rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kantor Bupati, Rabu 7 Juli 2021.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro menyampaikan enam kecamatan yang menjadi prioritas dalam pengetatan perlintasan adalah kecamatan yang berbatasan dengan provinsi lain.

7 Fraksi DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Ketapang Tahun 2020

Yunifar menuturkan, enam kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Jelai Hulu, Nanga Tayap, Manis Mata, Tumbang Titi, Kendawangan dan Kecamatan Air Upas.

"Instruksi pak bupati kita perketat," ujarnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Ketapang masih berada pada zona kuning kategori resiko kenaikan kasus Covid-19.

Untuk itu, masyarakat tetap diimbau tak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumanan dan membatasi mobilitas. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved