150 Tenaga Kesehatan di Kota Singkawang Terkonfirmasi Positif Covid-19
Para nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut bertugas di masing-masing Puskesmas di Kecamatan se-Kota Singkawang.
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Singkawang terkonfirmasi positif Covid-19. Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, Rindar Prihartono melalui Kepala Bidang P2, dr Yuliani menerangkan, total Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 belum lama ini berjumlah 150 orang.
Para nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut bertugas di masing-masing Puskesmas di Kecamatan se-Kota Singkawang.
Di Puskesmas Singkawang Barat I, dari total 50 Nakes yang berkerja, 12 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19. di Puskesmas Singkawang Barat II, dari total 40 Nakes, enam diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19.
Di Puskesmas Singkawang Utara I, dari tota 55 Nakes, 46 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara di Puskesmas Singkawang Utara II, dari 48 Nakes 33 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19.
Di Puskesmas Singkawang Tengah I, dari 61 Nakes 3 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19, sedangkan di Puskesmas Singkawang Tengah II, dari total 33 Nakes, empat diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19.
• Sebelum Meninggal, Ahyadi Sempat Alami Sesak Nafas Saat Dirawat di RSUD Abdul Aziz
di Puskesmas Singkawang Timur I, dari total 63 Nakes, 34 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19, sementara di Puskesmas Singkawang Timur II, dari total 51 Nakes, dua diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19.
Sementara di Puskesmas Singkawang Selatan I, dari 47 Nakes, tujuh diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19, dan di Puskesmas Singkawang Selatan II, dari total 39 nakes, tiga diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19.
Para Nakes yang terkonfirmasi positif ini, dr Yuli katakan mengalami gejala ringan, sehingga diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.
"Ada yang menjalani isolasi mandiri di rumah, ada juga yang terpusat di BLKI. Belum ada yang menjalani isolasi di rumah sakit," ujar dr Yuliani kepada wartawan, Kamis 8 Juli 2021.
Sedangkan berberapa Puskesmas terpaksa ditutup untuk sementara waktu lantaran jumlah Nakes yang terkonfirmasi di Puskesmas tersebut terlalu banyak.
Dr Yuli mengimbau rekan-rekan Nakes-nya untuk selalu menjaga kesehatan dengan lebih memperketat prokes (Protokol Kesehatan) serta tetap bersemangat sebagai garda terdepan dalam menanganai Covid-19.
"Selalu jaga kesehatan, Prokesnya harus di perketat lagi, tetap semangat walaupun kita berada di zona merah, karena nakes-nakes inilah garda terdepan dalam menangani Covid-19," katanya. (*)
(Simak berita terbaru dari Singkawang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/708-kurnia-2.jpg)