Breaking News:

UM Pontianak Gandeng Uni Eropa Bahas Isu Lingkungan

harapkan nantinya dapat melahirkan ide dan gagasan konstruktif dalam upaya menjaga ekosistem lingkungan yang dikemas dalam Joint Research

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/DOK
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Vincent Piket (tengah) dalam paparannya menjelaskan bahwa Uni Eropa berusaha memobilisasi penelitian dan mendorong inovasi sebagai bentuk transformasi ekonomi Uni Eropa untuk pembangunan berkelanjutan di masa mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Universitas Muhammadiyah Pontianak melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) berhasil menggelar webinar bertajuk Ambassador Talk dengan menggandeng Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Vincent Piket pada 6 Juli 2021 lalu.

Kegiatan mengangkat tema “Climate Change and Circular Economy” dan berlangsung melalui platform zoom meeting yang dihadiri 432 peserta.

Agenda dipandu oleh Fita Kurniasari, M.A.B, dosen Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebagai moderator.

Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak Siap Bantu Pemkab Sintang Turunkan Angka Stunting

Turut hadir dalam kegiatan, Rektor UM Pontianak, Dr.Doddy Irawan, S.T, M.Eng segenap pejabat dari Uni Eropa Jakarta, dan akademisi serta mahasiswa dari berbagai institusi yang ada di Indonesia.

Webinar bertajuk Ambassador Talk dengan tema “Climate Change and Circular Economy” dan berlangsung melalui platform zoom meeting.
Webinar bertajuk Ambassador Talk dengan tema “Climate Change and Circular Economy” dan berlangsung melalui platform zoom meeting. (TRIBUN/DOK)

“Ambassador Talk ini merupakan salah satu bentuk kerjasama UM Pontianak dengan Uni Eropa yang nanti kedepan diharapkan dapat berkolaborasi yang menghadirkan mutual cooperation antara kedua belah fihak, mengingat tema yang kami angkat relevan dengan fenomena yang terjadi saat sekarang ini yang diharapkan nantinya dapat melahirkan ide dan gagasan konstruktif dalam upaya menjaga ekosistem lingkungan yang dikemas dalam Joint Research,” tegas Ufi Ruhama;, M.Pd.B.I, Kepala Kantor Urusan Internasional UM Pontianak.

Fakultas Kelautan Perikanan Universitas Muhammadiyah Pontianak Siap Terapkan Program Kampus Merdeka

Mengawali sambutannya, Rektor UM Pontianak menyebutkan bahwa perubahan iklim merupakan fenomena global yang saat ini sedang dihadapi oleh semua masyarakat di dunia yang ditandai dengan perubahan suhu, curah hujan, dan angin yang disebabkan oleh aktivitas manusia.

Alumni Universitas Oviedo Spanyol itu menyebutkan tentu manusia memiliki peran yang sangat penting dalam memperbaiki atau justru memperburuk kondisi yang saat ini sedang terjadi.

Sekitar 432 peserta berpartisipasi dalam webinar 'Ambassador Talk' ini.
Sekitar 432 peserta berpartisipasi dalam webinar 'Ambassador Talk' ini. (TRIBUN/DOK)

Harapannya, manusia sudah seharusnya dapat menjadi bagian dari solusi untuk ancaman isu perubahan iklim yang sedang terjadi.

Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi awal kerja sama yang baik antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam mengatasi isu lingkungan.

Vincent Piket dalam paparannya menjelaskan bahwa Uni Eropa berusaha memobilisasi penelitian dan mendorong inovasi sebagai bentuk transformasi ekonomi Uni Eropa untuk pembangunan berkelanjutan di masa mendatang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved