Breaking News:

Arita Apolina Sebut Kabupaten Sanggau Miliki Ratusan Jenis Anggrek Endemik

Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Sanggau, Arita Apolina menyampaikan bahwa Kabupaten Sanggau memiliki sedikitnya 150 jenis tanaman

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Sanggau, Arita Apolina. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Sanggau, Arita Apolina menyampaikan bahwa Kabupaten Sanggau memiliki sedikitnya 150 jenis tanaman anggrek endemik. Akan tetapi yang istimewa dan unik yaitu anggrek jenis ekor tikus dan anggrek hitam.

"Keunikan anggrek ekor tikus tidak setiap tahun bisa berbunga, Tapi kalau dirawat baik-baik sekali berbunga dan mekar itu bisa sampai tiga bulan,"katanya, Rabu 7 Juli 2021.

Arita menjelaskan bahwa pemeliharaan anggrek endemik Kabupaten Sanggau tidak sulit. Bahkan perawatan dan pemeliharaan anggrek sangat mudah.

Hingga Juni 2021, Kukuh Triyatmaka Sebut Serapan Anggaran di Sanggau Capai 60 Persen

"Pada umumnya orang menganggap sulit dipelihara, padahal sebenarnya sangat gampang. Karena tanaman ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi tempat tumbuhnya, Misalnya di pohon yang rimbun, atau anggreknya senang kena panas,"tuturnya.

Lanjut Arita, Kita harus melihat cara pertumbuhannya dan yang memang agak sulit itu mengembangbiakan. Tapi pemeliharaannya kita bisa sesuaikan.

"Apakah berkaitan dengan suhu, tempat dan pupuknya juga tidak terlalu penting untuk anggrek endemik, Yang penting tempatnya tepat,"ujarnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sanggau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved