Breaking News:

BPN Serahkan 105 Sertifikat Tanah Aset Milik Pemkot Kepada Walikota Pontianak

"Kita akan terus mengejar dan bergerak untuk bisa menyelesaikan target sertifikasi aset milik pemerintah Kota Pontianak," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Penyerahan sertifikat tanah aset milik Pemerintah Kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 105 sertifikat tanah yang merupakan aset-aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak diserahkan oleh Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Pontianak, di Ruang Pontive Center, Selasa 6 Juli 2021.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Pontianak Sigit Santosa kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Usai menerima sertifikat, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, bahwa sertifikat yang diserahkan tersebut mencakup tanah fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang ada di Kota Pontianak. Ia menilai pentingnya program sertifikasi ini dalam menjamin keabsahan dan kepastian hukum kepemilikan tanah Pemkot Pontianak.

"Tujuannya agar kita tertib administrasi, ke depannya juga masih banyak fasilitas umum di perumahan-perumahan yang juga akan kita sertifikatkan," ungkapnya.

Ahli Epidemiologi : Vaksinasi Pada Anak Langkah Strategis Untuk Hentikan Pandemi Covid-19 di Kalbar

Ia menargetkan akhir tahun 2023 seluruh aset milik Pemkot Pontianak sudah bersertifikat. Selain untuk mengamankan aset-aset tersebut, juga agar teregistrasi dengan baik.

"Tahun 2021 ini kita targetkan 1.000 aset milik Pemkot bersertifikat," tutur Edi.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Pontianak Sigit Santosa menjelaskan, penyerahan 105 sertifikat ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya pada tahap pertama telah diserahkan sebanyak 31 sertifikat. Sehingga jumlah keseluruhan sertifikat tanah aset milik Pemkot yang telah diserahkan sebanyak 136 sertifikat.

"Nilai aset tersebut mencapai Rp 416 miliar," kata Sigit.

Menurutnya, aset yang diserahkan tersebut merupakan nilai yang luar biasa sehingga membantu dalam menyelamatkan aset-aset milik Pemkot Pontianak.

"Sehingga bisa memberikan kepastian hukum dan perlindungan dari sisi administrasi pertanahan," terang dia.

Sigit menambahkan, pihaknya bersama Pemkot Pontianak akan menyelesaikan program sertifikasi ini secara maraton hingga akhir tahun. Beberapa waktu ke depan penyerahan sertifikat akan kembali dilaksanakan.

"Kita akan terus mengejar dan bergerak untuk bisa menyelesaikan target sertifikasi aset milik pemerintah Kota Pontianak," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kalbar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved