Breaking News:

Lantik Dewan Hakim MTQ ke-XXXII Tingkat Kabupaten, Ini Pesan Pagi

MTQ ke-XXXII kali ini diketuai oleh Ketua Dewan Hakim KH Tusirana Rasyid, dan Wakil Ketua Dewan Hakim KH Aburahman Musa.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, melantik Dewan Hakim dan Panitera pada MTQ ke XXXII Tingkat Kabupaten Mempawah, di Gedung MCC Mempawah, Minggu 4 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, melantik Dewan Hakim dan Panitera pada MTQ ke XXXII Tingkat Kabupaten Mempawah.

Pelantikan tersebut dilakukan di Gedung Mempawah Convention Center (MCC), Minggu 4 Juli 2021.

Dapat diketahui untuk MTQ ke-XXXII kali ini diketuai oleh Ketua Dewan Hakim KH Tusirana Rasyid, dan Wakil Ketua Dewan Hakim KH Aburahman Musa.

Sesuai Surat Keputusan Bupati Mempawah Nomor 173 Tahun 2021, tentang Dewan Hakim dan Majelis Hakim Musabaqah Tilawah Al-Quran Ke XXXII Tingkat Kabupaten Mempawah di Kecamatan Sungai Kunyit Tahun 2021. Diketahui ada sebanyak 66 orang dewan Hakim.

Cegah Varian Baru Covid-19 di Mempawah, Muhammad Pagi Sampaikan Langkah yang Harus Dilakukan

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Pagi yang mewakili Bupati Mempawah, Erlina, mengatakan bahwa pelaksanaan pembukaan MTQ ke-XXXII secara resmi akan dibuka pada 10 Juli 2021.

"Kita baru saja menyaksikan pelantikan Dewan Hakim dan Panitera pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke XXXII Tingkat Kabupaten Mempawah, yang InsyaAllah akan kita buka secara resmi pada tanggal 10 Juli 2021 nanti di Kecamatan Sungai Kunyit," jelasnya.

Wabup juga mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan kepada para Dewan Hakim dan Panitera pada penyelenggaraan MTQ Ke XXXII Tingkat Kabupaten Mempawah.

"Sebagaimana kata-kata yang tertuang dalam ikrar janji Dewan Hakim dan Panitera yang telah dibacakan, tugas Dewan Hakim maupun Panitera sungguh tidak ringan. Sebuah tugas yang menuntut tanggung jawab hati nurani," ujarnya mengingatkan.

Kemudian kata Pagi, keputusan dewan hakim tidak dapat digugat. Karena itulah Dewan Hakim harus cermat, jujur, benar dan obyektif dalam menentukan nilai Dewan Hakim.

"Demikian juga Panitera harus independen dan bebas dari segala macam pengaruh, kepentingan, dan godaan untuk berpihak dan tidak jujur serta senantiasa berpegang pada pedoman perhakiman," harapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved