Breaking News:

Harus Diwaspadai, Bahaya Covid-19 Varian Delta Cepat Menyebar Dengan Tingkat Keparahan Lebih

Kasus penularan dari mutasi-mutasi tersebut masuk sebagai kategori variant of concern atau mutasi yang memang sangat diperhatikan oleh WHO. Karena din

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Kompas.com
Ilustrasi mengenal varis virus corona delta. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memastikan masuknya varian Delta (B1.617.2) virus corona ke Indonesia sejak 3 Mei 2021. Varian Delta kini mendominasi di sejumlah wilayah yang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Bisa jadi di Wilayah Kalimanatan Barat, khsususnya wilayah perkotaan seperti Kota Pontianak yang pada 27 Juni 2021 dinyatakan sebagai zona Merah, ditandai dengan mobiltas tinggi, pelongaran prokes, serta berdekatan dengan sumber pergerakan orang antar provinsi khususnya DKI jakarta, Jawa Tengah dan sekitar Pulau Jawa, Madura dan Bali.

Sebagaimana hal tersebut disampaikan oleh Ahli Epidemiologi sekaligus ketua tim kajian ilmiah Covid-19 Poltekkes Kemenkes Pontianak dan Ketua Muhmamadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kalimantan Barat, Dr. Malik Saepudin SKM,M.Kes.

Berikut penuturan lengkapnya:

Sebagaimana kita ketahui ada tiga wilayah yang menjadi perhatian itu adalah DKI Jakarta, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Bangkalan.

Kasus penularan dari mutasi-mutasi tersebut masuk sebagai kategori variant of concern atau mutasi yang memang sangat diperhatikan oleh WHO. Karena dinilai lebih berbahaya daripada varian virus corona lainnya, berikut bahaya varian Delta yang perlu diwasapdai.

Lebih mudah menyebar dan menimbulkan dampak kesakitan yang lebih parah, serta menyasar pada kelompok umur lebih muda. Mulanya gejala-gejala ringan tetapi perburukannya lebih cepat.

Gejala Covid-19 Varian Delta Pada Anak Tunjukan Ruam di Kulit, Waspada Infeksi Lainnya Berikut Ciri

Jadi misalnya mengalami sesak nafas, lalu lebih cepat memburuk kondisinya. Sebagaimana dikatakan oleh ketua Umum PB IDI Daeng Muhammad Faqih, bahwa Varian Delta ini berpotensi menginfeksi terhadap anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui dengan tingkat keparahan penyakit yang lebih serius dan memang benar lebih berbahaya. Untuk ibu hamil akan berpengaruh terhadap janin atau jika ibu menyusui berpengaruh kepada anaknya. Sebab hubungan yang dekat itu bisa ikut tertular juga.

Mengingat bahwa potensi bahayanya lebih besar dari varian Alpa, Beta dan Gama, maka diperlukan perhatian yang lebih serius oleh satgas Covid-19 Provinsi/Kabupaten/ Kota.

Terutama memberikan langkah-langkah setrategi pencegahan yg efektif dan komprehensif, mulai dari sosialisasi edudukasi prokes 5M sampai pada tindakan tegas disiplin tanpa pandang bulu yang melanggar prokes oleh aparat penegak hukum, Satpol PP, Polisi maupun TNI harus dikerahkan pada era darurat kesehatan masyarakat ini.

Upaya pengelolaan/penanganan kasus 3T dan vaksinasi yang lebih cepat dan tepat oleh petugas kesehatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved