Tips Kesehatan

Apa Efeknya, Anak Usia di Atas 3 Tahun Minum Susu Pakai Dot? Ini Penjelasan Dokter

Selain itu, kerja lidah pada saat proses mengisap susu dari dot juga akan menyebabkan kebiasaan menelan yang tidak normal, sehingga menyebabkan peruba

Net
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Belakangan ini sedang viral sebuah video yang menyatakan seorang dokter menyebut bahwa ank-anak yang memakai dot, giginya akan busuk dan langit-langit mulutnya jelek.

Dokter anak tersebut menyarankan, untuk pelan-pelan melepaskan kebiasaan menggunakan dot mulai usia 7 bulan, dengan secara bertahap menggunakan sedotan, agar maksimal di usia 18 bulan anak bisa lepas dari botol.

Terkait hal tersebut, Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak RS Pondok Indah, Bintaro Jaya drg. Theresia Dhearine, Sp.KGA menjelaskan, bahwa ada beberapa mekanisme yang berkontribusi terhadap rahang, akibat kebiasaan menyusu memakai dot, di antaranya adalah kurang maksimalnya kerja otot pada saat mengisap susu dari botol.

“Ini menyebabkan perkembangan otot yang terlibat dalam proses pengisapan berkurang dan ditandai dengan terhambatnya pertumbuhan rahang bawah,” kata drg. Theresia dikutip dari Kompas.com

Selain itu, kerja lidah pada saat proses mengisap susu dari dot juga akan menyebabkan kebiasaan menelan yang tidak normal, sehingga menyebabkan perubahan bentuk rahang dan langit-langit.

[Update Berita Lainnya Disini]

Bagaimana Cara Kompres Buat Anak Demam ? Saat Demam Kompres dengan Air Apa ?

“Hal lain yang perlu diperhatikan, kebiasaan minum susu dengan dot juga menyebabkan kebiasaan bernapas dengan mulut, yang nantinya akan berefek pada rahang, seperti rahang atas yang maju, sempit, dan langit-langit yang dalam,” jelasnya.

Bukan hanya itu, minum susu memakai dot juga dapat meningkatkan terjadinya karies atau gigi berlubang.

Hal ini disebabkan, saat minum susu memakai dot, susu akan tergenang pada gigi geligi selama proses mengisap susu, padahal susu biasanya cukup tinggi kandungan gula, akibatnya gigi menjadi lebih mudah berlubang.

“Akan menjadi lebih parah, jika dot selalu menjadi pengantar tidur dan dot masih tertinggal di dalam mulut anak sampai anak tertidur,” ujar drg, Theresia.

Gejala Covid Pada Anak Hampir Sama Seperti Demam Biasa, Lakukan Cara Pengobatan yang Tepat Berikut

Mengganggu aktivitas dan tumbuh kembang

Gigi anak yang terlanjur rusak akibat dot, dikatakan drg. Theresia dapat berefek pada kesehatan gigi dan mulut.

Bahkan, gigi yang rusak tersebut dapat mengakibatkan proses makan anak terganggu, karena munculnya rasa sakit.

“Rasa sakit ini bisa mengganggu aktivitas anak, dan menyebabkan masalah saat anak menelan, berbicara, serta estetik,” tuturnya.

“Bentuk rahang yang terganggu akibat dot juga akan berpengaruh hingga anak besar. Bukan hanya mengganggu kepercayaan diri anak, tapi juga akan mengganggu tumbuh kembangnya.”

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved