Breaking News:

Pontianak Zona Merah, Edi Rusdi Kamtono Minta Warga Pontianak Bersabar Selama PPKM Ketat Berlanjut

Selain itu setiap harinya, siang dan malam, Kepolisian melakukan penyekatan arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol Kota Pontianak.

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta seluruh warga Kota Pontianak dan para pengusaha untuk bersabar selama PPKM Mikro Ketat di lanjutkan kembali selama 14 hari.

PPKM Mikro Ketat di Kota Pontianak diterapkan selama 14 hari yang dimulai per 1 Juli hingga 14 Juli 2021. Dalam pelaksanaannya, seluruh tempat usaha wajib tutup pada pukul 20.00 WIB.

Selain itu setiap harinya, siang dan malam, Kepolisian melakukan penyekatan arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol Kota Pontianak.

Pemkot Pontianak Fokus Keluar Zona Merah, Perpanjangan PPKM Lebih Ketat

"Kalau di Jawa dan Bali itu PPKM Darurat, semi lockdown, namun dikita PPKM Mikro Ketat, untuk memberikan rasa aman dan mengerem meluasnya Covid 19 di masyarakat. mohon masyarakat Kota bersabar dan bisa menahan diiri dan saling menjaga dan tidak saling menularkan,''tuturnya, jumat 2 Juli 2021.

Diharapnya, dengan PPKM ketat ini angka penyebaran Covid 19 di Kota Pontianak dapat segera turun dan Pontianak keluar dari Zona Merah.

Suasana penyekatan jalan Gajahmada Pontianak yang dilakukan Satlantas Polresta Pontianak.
Suasana penyekatan jalan Gajahmada Pontianak yang dilakukan Satlantas Polresta Pontianak. (TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto)

Edi menyadari, penerapan PPKM Ketat ini banyak pihak khususnya para pelaku usaha merasa keberatan dengan berbagai pembatasan aktvitias sosial yang dilakukan, namun demikian ia berharap semua dapat bersabar.

Ia mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang mengkaji untuk memberikan intensif atau meringankan beban dari para pelaku usaha yang terdampak PPKM Ketat ini.

"Kita sedang mengkaji untuk memberikan insentif, karena itu konseskuensi dari penerepan PPKM berdampak pada ekonomi juga,''katanya.

Ia berpesan, agar seluruh masyarakat Pontianak untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan imunitas selama PPKM Mikro Ketat ini.

"Bagi yang terkonfirmasi positif, isolasi mandiri, walaupun tidak bergejala jangan dulu keluar untuk berkomunikasi dengan orang lain, sehingga bisa mengerem penyebaran. tetap makan makanan bergizi, olah raga, dan berfikiran positif," pesannya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved