Apa itu Suntik TT untuk Syarat Menikah ? Baca Yuk, Penjelasan Tentang Apa itu Suntik Tetanus

Suntik TT diwajibkan pemerintah sejak tahun 1986 sebagai persyaratan di Kantor Urusan Agama (KUA)..........................................

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jimmi Abraham
SHUTTERSTOCK/Mikhail Pankov
Ilustrasi suntikan vaksin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemeriksaan kesehatan pra nikah atau premarital check up merupakan hal penting bagi calon pengantin.

Melalui pemeriksaan kesehatan pranikah, calon pengantin dapat mengenali atau mendeteksi kondisi, risiko, maupun riwayat masalah kesehatan yang dimiliki pasangan.

Hasil yang diharapkan dari pemeriksaan kesehatan pra nikah, harapannya adalah agar dapat melakukan upaya pencegahan dan penanganan sedini mungkin.

Sebagai bentuk antisipasi saja, terutama jika ke depannya ingin langsung memiliki keturunan.

Pasalnya, faktor kesehatan akan sangat mempengaruhi reproduksi kedua belah pihak, baik itu dari sisi perempuan ataupun pria.

Lingkungan yang semakin tercemar, makanan dan pola hidup yang tidak sehat menjadi penyebab semakin banyak bermunculan penyakit.

(Update berita kesehatan terbaru lainnya disini)

Banyak calon mempelai yang justru tidak menyadari pentingnya pemeriksaan pranikah.

Setiap pasangan yang hendak menikah, dianjurkan untuk melakukan tes kesehatan pranikah, khususnya kaum perempuan.

Selain pemeriksaan kesehatan pra nikah, ada informasi penting tentang imunisasi TT/suntik TT.

Para calon pengantin perempuan sebaiknya jangan meremehkan pentingnya suntik TT atau suntik tetanus sebelum menikah.

Suntik TT diwajibkan pemerintah sejak tahun 1986 sebagai persyaratan di Kantor Urusan Agama (KUA). 

Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) yaitu sebesar 359/100.000 kelahiran hidup, membuat pemerintah meluncurkan berbagai upaya kesehatan untuk mengendalikan AKI ini, yaitu salah satunya dengan pemberian imunisasi TT bagi calon pengantin.

Cara Cek Sertifikat Vaksin dengan NIK di Pedulilindungi.id atau Cek Download Sertifikat di SMS 1199

Apa itu Suntik TT ?

Banyak orang yang masih belum tahu apa itu suntik TT.

Suntik TT (Tetanus Toksoid) adalah tindakan memasukkan bakteri tetanus toksoid yang telah dinonaktifkan.

Cara ini akan membuat tubuh lebih kebal terhadap infeksi tetanus karena sudah ‘belajar’ membuat antibodi terhadapnya.

Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani.

Biasanya, bakteri ini ditemukan di tempat-tempat yang kotor, tanah, debu, kotoran hewan dan manusia, serta besi berkarat.

Bakteri ini masuk ke tubuh melalui luka terbuka lalu mengeluarkan racun yang bisa merusak sistem saraf dan sumsum tulang belakang.

Kondisi semacam ini dianggap cukup parah karena bisa merobek otot, menyebabkan tulang retak, tekanan berat pada tulang belakang, hingga melemahkan otot pernapasan dan berujung kematian.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Semarang, penting sekali perempuan untuk mendapatkan suntik TT sebelum menikah.

Ilustrasi suntikan vaksin.
Ilustrasi suntikan vaksin. (SHUTTERSTOCK/Mikhail Pankov)

Kenapa sebelum menikah?

Alasannya setelah menikah, ketika pasangan melakukan hubungan suami istri pertama kalinya, umumnya alat kelamin perempuan mengalami luka akibat robeknya selaput dara.

Luka inilah yang bisa jadi jalan masuk bakteri penyebab tetanus.

Nah, vaksinasi tetanus pada perempuan yang hendak menikah akan meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi tetanus.

Suntik TT juga dianjurkan bagi ibu hamil (khususnya kehamilan pertama) untuk mewariskan antibodi terhadap infeksi tetanus pada bayinya.

Tidak hanya penting untuk ibu hamil saja, vaksin TT juga sangat penting untuk bayinya karena dapat mencegahnya terkena tetanus.

Bukankah bayi selalu memiliki luka di pusarnya setelah lahir?

Luka inilah yang bisa menjadi pintu masuk bakteri tetanus.

Kapan saja jadwal suntik TT untuk calon pengantin?

Setiap perempuan yang akan (dan setelah) menikah perlu mendapatkan vaksin TT ini sebanyak (total) 5 kali, agar mendapat perlindungan dari tetanus hingga 25 tahun.

Namun semua itu dilakukan secara bertahap. Jadwalnya biasanya dimulai sebulan sebelum menikah hingga sekitar 2 tahun sesudah itu.

Berikut jadwal suntik TT berdasarkan Kemenkes RI:

TT 1 - tidak harus sebulan, namun usahakan 2 minggu sebelum menikah agar ada waktu bagi tubuh untuk membentuk antibodi.

TT 2 - sebulan setelah TT 1 (efektif melindungi hingga 3 tahun ke depan).

TT 3 – 6 bulan sesudah TT 2 (efektif melindungi sampai 5 tahun berikutnya).

TT 4 – 12 bulan pasca TT 3 (lama perlindungannya 10 tahun).

TT 5 – 12 bulan setelah TT 4 (mampu melindungi hingga 25 tahun).

Dimana bisa suntik TT bagi calon pengantin?

Suntik TT untuk calon pengantin dapat dilakukan di Puskesmas, Rumah Sakit, atau bidan praktek mandiri.

Setelah selesai melakukannya, calon pengantin akan menerima surat keterangan sudah melakukan vaksin.

Surat ini bisa dilampirkan saat mengajukan persyaratan pranikah lainnya nanti.

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved