Breaking News:

MAPALA Untan Lakukan Penyuluhan Mangrove dan Bersih Lingkungan di Ekowisata Mangrove Sungai Kupah

Dalam aksi peduli lingkungan ini MAPALA Universitas Tanjungpura Pontianak malakukan aksi memungut sampah di Pesisir Sungai Kapuas.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Mahasiswa pecinta alam (MAPALA) Universitas Tanjungpura melakukan Penyuluhan Pengolahan Hasil Mangrove dan Bersih lingkungan di Ekowisata Mangrove Telok Berdiri Desa Sungai Kupah belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mahasiswa pecinta alam (MAPALA) Universitas Tanjungpura melakukan Penyuluhan Pengolahan Hasil Mangrove dan Bersih lingkungan di Ekowisata Mangrove Telok Berdiri Desa Sungai Kupah.

Di masa Pandemi Covid-19 ini tidak menyurutkan semangat dan kreatifitas mahasiswa pecinta alam Universitas Tanjungpura bersama PIK-REMAJA dan pemuda Desa Sungai Kupah untuk selalu peduli dengan lingkungan.

Dalam aksi peduli lingkungan ini MAPALA Universitas Tanjungpura Pontianak malakukan aksi memungut sampah di Pesisir Sungai Kapuas.

Tepatnya di lokasi Ekowisata Mangrove Telok Berdiri dan melakukan Penyuluhan Pengolahan Hasil Mangrove kepada Ibu-Ibu PKK Desa Sungai Kupah.

MAPALA Untan Lakukan Penelitian Studi Habitat Ikan Semah di Jantung Borneo 

Arjun Parmando Saragi, selaku Ketua MAPALA Universitas Tanjungpura Pontianak mengatakan bahwasannya kegiatan ini dilaksanakan karena ingin memberikan Informasi dan inovasi terkait Pengelolan Buah mangrove.

"Sekaligus menyuarakan pentingnya bersih sampah bagi lingkungan," ungkapnya kepada wartawan, Kamis 1 Juli 2021.

Ketua Forum Gendre Kabupaten Kubu Raya, Syarif Falqi menambahkan bahwa sebagai peserta dikatakannya  kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya bagi lingkungan yang ada di Ekowisata mangrove.

"Selain juga membuat remaja yang ada di Desa Sungai Kupah lebih peduli dengan lingkungan," ujarnya.

Pengelola Ekowisata Mangrove Telok Berdiri Desa Sungai Kupah, Adi mengucapkan terimakasih kepada Mapala Untan yang telah melakukan kegiatan penyuluhan di Desa Sungai Kupah.

"Saya berharap bahwa hasil dari penyuluhan ini dapat aplikasikan langsung sehingga menjadi Produk unggulan dari Desa sungai Kupah," pungkasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved