Breaking News:

Hari Pertama Kerja Pasca 18 Hari Isolasi, Edi Rusdi Kamtono Bersyukur Bisa Sembuh dari Covid-19

Edi menerangkan bahwa dirinya mulai 1 Juli 2021 ini akan mulai aktif berkeja dan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai kepala daerah.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Prokopim Pontianak
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hari pertama kerja pasca isolasi selama kurang lebih 18 hari, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersyukur bisa sembuh dari covid-19.

Dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab tes PCR pada Senin 28 Juni 2021 Negatif Covid-19 dan berdasarkan pengakuan dirinya saat hari pertama kerja pasca isolasi.

Tampak dengan kondisi sehat dan semangat pada Kamis 1 Juli 2021, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi meninjau langsung beberapa proyek pembangunan yang ada di Kota Pontianak seperti pembangunan kantor Kejari dan waterfront serta pembangunan lainnya.

Hal itu dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi kota Pontianak.

Pontianak Nihil Penerimaan CPNS dan PPPK, Dewan Dorong Maksimalkan SDM

"Saya mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT dan terima kasih kepada bapak Gubernur, Wakil gubernur, Kejati, Kapolda Pangdam, Kapolresta, Dandim Kejari, Ketua DPRD, Anggota DPRD, ASN dan masyarakat kota Pontianak pada khususnya yang telah mensuport terutama mendoakan saya sehingga bisa melewati masa-masa sulit melawan Pendemi covid-19. Selama 7 hari isolasi di rumah, 7 hari di rumah sakit dan 4 hari isolasi Mandiri," kata Edi Rusdi Kamtono.

Edi menerangkan bahwa dirinya mulai 1 Juli 2021 ini akan mulai aktif berkeja dan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai kepala daerah.

"Mulai hari ini secara perlahan mengaktifkan diri lagi untuk melayani masyarakat," ungkapnya.

Edi berpesan kepada masyarakat kota Pontianak agar lebih ketat dalam penerapan protokol kesehatan.

Hal tersebut dikatakannya lantaran Kota Pontianak berada pada zona merah dan Virus Covid-19 semakin meningkat yang merambah kemana-mana.

Edi menerangkan bahwa pihaknya saat ini fokus untuk keluar dari zona merah. Sehingga melakukan berbagai upaya, satu diantaranya adalah pengetatan protokol kesehatan dengan memperpanjang penerapan PPKM lebih ketat yang berdasarkan intruksi Mendagri nomor 14 tahun 2021 dan Surat Edaran Satgas Covid-19 Provinsi Kalbar.

"Harapan kami pontianak bisa berubah dan masyarakat bisa sehat," jelasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved