Breaking News:

Berita Video

Cegah Covid-19, Kota Pontianak Berlakukan PPKM Darurat & Seluruh Tempat Usaha Tutup Pukul 20.00 WIB

Kebijakan itu dinamakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid 19, Pemerintah Kota Pontianak menerapkan PPKM Darurat per 1 Juli 2021.

"Saat ini kita sudah menerapkan PPKM Darurat, karena Pontianak sudah zona merah, pukul 20.00 WIB tutup, kota harapkan pukul 21.00 clear, tidak ada lagi cafe, warung kopi, dan tempat usaha yang buka, tidak ada pengecualian," ujar Kapolresta Pontianak Kombes Pol Leo Joko Triwibowo.

Direncanakan PPKM Darurat ini akan diberlakukan hingga 14 hari kedepan, seluruh tempat usaha cafe maupun rumah makan hanya diperbolehkan terisi hingga 25%.

Kemudian, selama PPKM Darurat, patroli pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di Kota Pontianak pun dikatakan Kapolresta akan diperketat.

"Pengetatan aktivitas akan dilakukan dua shif, siang dan malam, bila terjadi kerumunan maka akan langsung kita bubarkan, dan ini dalam rangka menekan angka penyebaran Covid 19," tegasnya.

Diberitakan Sebelumnya, Pemerintah pusat resmi menambah masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM Darurat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Hari ini Kamis 1 Juli 2021, Presiden Joko Widodo secara resmi memutuskan kebijakan pengetatan aktivitas masyarakat untuk mencegah semakin luasnya penyebaran Covid-19.

PPKM Darurat! Jika Ada Gejala Covid-19 Pemerintah & Nakes Anjurkan Isolasi Mandiri, Ini Kata Dokter

Kebijakan itu dinamakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Jokowi mengumumkan penerapan PPKM mikro darurat ini di Istana Kepresidenan pada Kamis 1 Juli 2021.

"Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali," ujar Jokowi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved