Breaking News:

Keterisian RS di Kalbar Lebih dari 70 Persen, Midji Minta Pemasok Oksigen Prioritaskan Rumah Sakit

Seiring meningkatnya pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tentu memerlukan peralatan medis yang memadai.

Penulis: Syahroni | Editor: Hamdan Darsani
Diskos Kalbar
Kategori kanaikan kasus covid-19 Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) per, Minggu 27 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satuan Tugas Covid-19 Kalbar terus melakukan upaya pengendalian serta pencegahan penularan virus corona ditengah masyarakat.

Selain mencegah penularan, Ketua Satgas sekaligus Gubernur Kalbar, Sutarmidji menerangkan saat ini bagaimana mencegah dampak fatalnya pasien yang telah terinfeksi virus tersebut.

Pencegahan serta pemutusan rantai penularan Covid-19 harus dilakukan bersama-sama, ia meminta seluruh kepala daerah kabupaten kota untuk lebih peduli serta melakukan sinergitas dalam penanganan.

Per hari ini Selasa 29 Juni 2021, Sutamidju menyampaikan angka keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Kalbar mencapai angka diatas 70 persen.

BREAKING NEWS - Pontianak Zona Merah COVID-19, Sutarmidji Minta Pemda Perketat Penerapan PPKM Mikro

Angka ini tentu sangat memprihatinkan apabila terus melonjak, sebab bisa saja kewalahan dalam menanganinya sehingga memberikan dampak begitu fatal.

"Angka keterisian rumah sakit atau BOR sudah diatas 70 persen, angka ini sangat tinggi," ucap Sutarmidji saat diwawancarai Tribun Pontianak, Selasa 29 Juni 2020.

Seiring meningkatnya pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tentu memerlukan peralatan medis yang memadai.

Selain itu, ketersediaan alat bantu pernapasan ventilator juga masih terbatas.

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Midji meminta pada perusahaan pemasok oksigen di Kalbar memprioritaskan pasokan oksigen di rumah sakit.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved