Breaking News:

Dua Rektor Kampus di Pontianak Komitmen Tak Rangkap Jabatan

Namun kata Purwanto, untuk di UPB tidak serta merta tidak boleh sama sekali rangkap jabatan, misalnya karena faktor yang darurat

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Rektor Universitas Muhamadiyah Pontianak (UMP), Doddy Irawan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polemik rangkap jabatan rektor Universitas Indonesia (UI) yang menyeruak karena juga menjabat Komisaris ternyata tidak terjadi untuk di Kalbar.

Para rektor universitas yang ada di Kalbar komitmen untuk fokus pada jabatanya sebagai pucuk pimpinan di kampus masing-masing.

Diantaranya ditegaskan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP), Dr. Doddy Irawan.

Terlebih dikatakan Doddy jika di Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) memang tidak diperkenankan.

JaDI Nilai Rangkap Jabatan Tidak Baik Hanya Karena Balas Jasa

"Kalau di PTM, sesuai dengan kaidah Muhammadiyah, tidak boleh rangkap jabatan, harus memilih salah satu," katanya, Selasa 29 Juni 2021.

"Jadi misalnya rektor y la rektor saja, di PTM begitu aturannya. Aturan di Muhammadiyah," tambah Doddy.

Namun demikian, ia tidak menutup peluang jika memang pada suatu saat menerima tawaran, namun tentunya dikatakan Doddy saat dirinya tidak lagi sebagai rektor.

"Kalau ditawari, kalau saya tidak menjabat rektor mungkin tidak ada masalah, dari PTM juga boleh, selama dizinkan, ada surat pengajuan bahwa kita ada menjabat jadi Direktur PDAM misalnya," katanya.

Senada juga diutarakan oleh Rektor Universitas Panca Bhakti (UPB), Dr. Purwanto, SH, M.Hum.

"Kalau di statuta kita memang supaya lebih fokus untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab tidak diperkenanankan untuk merangkap jabatan. Ini tentu dikembalikan menurut saya bagaimana pengaturan dari masing-masing pengelolaan diperguruan tingginya. Biasanya memang mendasari kondisi yang sifatnya temporal atau sementara. Tapi idealnya untuk tidak rangkap jabatan," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved