Breaking News:

Buka Secara Resmi MTQ ke-29 Pontianak Timur, Bahasan : Syiarkan Al Quran Kepada Masyarakat

Menurutnya, untuk pelaksanaan MTQ memang menjadi penting dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kota Pontianak.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-29 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur, di Aula Kantor Camat Pontianak Timur, Selasa 29 Juni 2021. oki 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-29 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur, di Aula Kantor Camat Pontianak Timur, Selasa 29 Juni 2021.

Ia menyampaikan, bahwa pelaksanaan MTQ ini merupakan salah satu upaya dalam menciptakan generasi yang Qur'ani.

"MTQ yang dilaksanakan ini juga sebagai ajang untuk menyeleksi qori' dan qori'ah maupun hafiz dan hafizah terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Pontianak Timur pada MTQ Tingkat Kota Pontianak mendatang. Dan yang tak kalah pentingnya pelaksanaan MTQ sebagai upaya untuk lebih menggerakkan syiar ajaran Al Quran," ujarnya.

Menurutnya, untuk pelaksanaan MTQ memang menjadi penting dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kota Pontianak.

Pemkot Pontianak Terima Batuan Obat Invermectin dari HKTI, Bahasan: Prioritas yang Terpapar Covid-19

"Karena Al Quran mengutamakan pendidikan akhlak sebagai benteng dari hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma kehidupan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat tanpa dibarengi dengan penerapan pengetahuan agama yang baik dan benar bisa membahayakan bagi kehidupan generasi muda," katanya.

Bahasan bangga dengan para orang tua yang konsisten untuk terus mengajarkan akhlak Al Quran kepada anak-anaknya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak juga berupaya mengembangkan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) dan para guru ngaji sebagai bagian dari upaya menciptakan Kota Pontianak sebagai kota religius.

"Saya berharap para orang tua dan guru ngaji di TPA maupun guru ngaji tradisional untuk proaktif meningkatkan pengajaran dan pengetahuan tentang Al Quran," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved