Breaking News:

Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Berkati Busana Calon Imam Tarekat MSA

Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus memberkati busana imam calon imam tarekat atau kongregasi Misionaris Para Rasul Kudus (MSA.

Penulis: Stefanus Akim | Editor: Stefanus Akim
IST/Komsos KAP
BUSANA IMAM - Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, memberkati busana imam untuk calon Imam Misionaris Para Rasul Kudus (MSA), 28 Juni 2021 di Kapel Immaculata, Suster SFIC Pontianak. 

CITIZEN REPORTER
Oleh: Samuel | Staf Komisi Komsos Keuskupan Agung Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pakaian ini adalah makna dan sekaligus tanda bahwa panggilan itu istimewa. Hal itu Mgr Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak ungkapkan dalam ibadat pemberkatan busana imam untuk calon Imam Misionaris Para Rasul Kudus (MSA) pada 28 Juni 2021 di Kapel Immaculata, Suster SFIC Pontianak.

“Sebagai kaum berjubah ditambah lagi kondisi pandemi covid-19 saat ini. Justru kesempatan kita untuk mewartakan dan menyebarkan ajaran kasih Allah,” kata Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus.

Dalam homilinya, Mgr Agustinus Agus menggarisbawahi kalau imam sudah menerima pakaian busana imam tersebut dan sudah ditahbiskan menjadi imam, maka janganlah berpikir untuk berpaling dan mengundurkan diri.

Ibadat pemberkatan busana tersebut dihadiri juga oleh RP Frey Martin Mancera Lombana MSA sebagai animator untuk MSA Indonesia. Ia didampingi RP Ruben Ruruk Sandalajuk MSA, sebagai Wakil Animator MSA. Hadiri pula sejumlah keluarga dari kedua calon imam MSA yaitu Diakon Blasius Hide Waton MSA dan Diakon Yohanes Febi Toring MSA serta sejumlah keluarga dari calon diakon yakni Frater Fransiskus Roke MSA.

TAREKAT MSA - Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, bersama Animator MSA Indonesia, RP Frey Martin Mancera Lombana MSA; Wakil Animator MSA Indonesia RP Ruben Ruruk Sandalajuk MSA, serta Diakon Blasius Hide Waton MSA, Diakon Yohanes Febi Toring MSA, serta Frater Fransiskus Roke MSA.

memberkati busana imam untuk calon Imam Misionaris Para Rasul Kudus (MSA), 28 Juni 2021 di Kapel Immaculata, Suster SFIC Pontianak.
TAREKAT MSA - Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, bersama Animator MSA Indonesia, RP Frey Martin Mancera Lombana MSA; Wakil Animator MSA Indonesia RP Ruben Ruruk Sandalajuk MSA, serta Diakon Blasius Hide Waton MSA, Diakon Yohanes Febi Toring MSA, serta Frater Fransiskus Roke MSA. memberkati busana imam untuk calon Imam Misionaris Para Rasul Kudus (MSA), 28 Juni 2021 di Kapel Immaculata, Suster SFIC Pontianak. (IST/Komsos KAP)

Hidup Doa
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus juga menyampaikan bahwa sumber kekuatan dari seorang imam adalah hidup doa dan selalu mempersembahkan ekaristi. Dimana ekaristi merupakan sebuah peristiwa seorang imam mengambil peran Yesus saat malam terakhir-Nya di dunia untuk menebus dosa-dosa manusia.

“Dengan ibadat berkat busana imam ini sekaligus mau menunjukkan bahwa panggilan menjadi seorang Imam adalah panggilan yang istimewa,” lanjut Uskup. “Saya selalu mengatakan campur tangan Tuhan sangat jelas yakni dengan kehadiran Tuhan Yesus ke dunia ini untuk menebus dosa-dosa manusia,” katanya menambahkan.

Pada bagian penutup, Mgr Agustinus Agus mengajak semua umat untuk mendoakan dua calon imam dan satu calon diakon yang pada 29 Juni 2021 akan menerima tugas baru, agar tetap setia dengan tugasnya menjadi bagian dari kaum berjubah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved