Ciri-Ciri Ikan Cupang Siap Kawin Lengkap Tips Memilih Bibit Ikan Cupang Indukan untuk Ternak Cupang

Berikut ini ciri-ciri Ikan Cupang Siap Kawin dan cocok untuk dijadikan sebagai Bibit Ikan Cupang untuk Ternak Ikan Cupang.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
SHUTTERSTOCK
Ciri-Ciri Ikan Cupang Siap Kawin Lengkap Tips Memilih Bibit Ikan Cupang Indukan untuk Ternak Cupang 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut ini ciri-ciri Ikan Cupang Siap Kawin dan cocok untuk dijadikan sebagai Bibit Ikan Cupang untuk Ternak Ikan Cupang.

Banyak alasan mengapa Ikan Cupang menjadi primadona bahkan Demam Ikan Cupang merasuk hingga ke berbagai kalangan.

Selain dari mudah dipelihara, daya beli serta minat pecinta ikan petarung ini juga tinggi.

Hal ini disebabkan karena harga jual yang terbilang cukup memadai sehingga bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin berwirausaha.

Namun sebelum melangkah lebih jauh, tentu pengalaman tentang ikan satu ini juga patut diasah.

Mulai dari mencari bibit hingga indukan yang sudah siap kawin.

(Update Berita Seputar Hewan Lainnya Klik di Sini)

Nah, bagi kalian yang ingin mencoba berternak Ikan Cupang, berikut Tips Memilih Bibit Ikan Cupang

1. Perhatikan usia ikan cupang betina

Ciri cupang betina siap kawin yang pertama ialah minimal berusia 6 bulan.

Jika usianya sudah cukup, langkah berikutnya ialah memperhatikan bagian tubuh ikan.

Mengapa ikan cupang betina harus berusia minimal 6 bulan?

Karena bibit yang ditetaskan dari ikan cupang betina yang berusia minimal 6 bulan lebih kuat dan tidak rentan penyakit.

Sebaliknya, jika usia ikan cupang betina kurang dari 6 bulan lalu dikawinkan, kemungkinan bibit ikan tidak dapat bertahan lama atau mudah mati.

2. Kenali fisik ikan cupang betina

Apabila kamu kesulitan mengetahui berapa usia ikan cupang betina tersebut, kamu bisa memperhatikan ukurannya dengan panduan berikut ini:

Usia 3-4 bulan: 2,5-3 cm

Usia 4-5 bulan: 3-3,4 cm

Usia 5-6 bulan: 3,5-4,4 cm

Usia 6-8 bulan: 4,5-5,4 cm

Usia di atas 8 bulan: 5,5cm-6 cm

Cara mengukur ikan cupang betina yang siap kawin adalah dari mulut hingga pangkal ekor.

Ukuran di atas berlaku untuk ikan cupang betina jenis halfmoon dan serit, tapi tidak berlaku untuk ikan cupang betina giant.

Dari daftar ukuran di atas diketahui bahwa ciri cupang betina yang siap kawin berukuran 4,5-6 cm.

Jika cupang betina belum mencapai ukuran tersebut, lebih baik dipelihara selama 1-2 bulan sebelum dikawinkan.

Hal penting yang perlu diperhatikan saat mengawinkan ikan cupang ialah pilih ukuran cupang betina yang lebih kecil dari cupang jantan agar tidak gagal kawin dan bibit yang dihasilkan lebih berkualitas.

3. Perhatikan telur ikan cupang betina

Ciri cupang betina siap kawin selanjutnya ialah sel telur penuh. Tapi, jangan terkecoh dengan perut buncit si cupang betina.

Sebab, secara naluri, cupang betina memang lebih banyak makan dibandingkan dengan cupang jantan.

Sehingga, perut buncit belum tentu menandakan telur betina, tapi bisa jadi karena makanan yang disantap terlalu banyak.

Untuk mengetahui hal itu, cobalah untuk tidak memberikan makan cupang betina sehari.

Apabila ukuran perut tidak berkurang, bisa dipastikan itu adalah telur ikan.

Tapi, jika terjadi penyusutan pada bagian perut, maka itu bukan telur melainkan pakan.

Selain itu, perhatikan juga titik putih di bagian bawah perut ikan.

Apabila bagian tersebut terlihat menonjol, maka ikan cupang betina siap dikawinkan.

Tips Merawat Ikan Cupang

- Suhu air

Suhu air dalam vas atau wadah kaca kecil adalah masalah lainnya, sebab ketika ikan cupang dipelihara di dalamnya wadah kecil, mereka akan merasa lebih lesu karena suhu air yang rendah.

Ikan cupang terbiasa dengan iklim tropis, yang berasal dari negara-negara seperti Thailand, di mana iklimnya panas dan lembap sepanjang tahun.

Suhu air yang ideal untuk Betta adalah sekitar 80 derajat Fahrenheit. Tanpa pemanas, air dalam vas akan terlalu dingin.

Meskipun cupang dapat bertahan hidup pada suhu yang lebih rendah, ketika air terlalu dingin, mereka menjadi lesu dan bahkan mungkin menolak untuk makan.

Pernapasan ikan cupang

Seperti ikan lainnya, ikan cupang mengambil oksigen dari air.

Namun, ikan cupang juga memiliki organ khusus yang memungkinkannya menghirup udara langsung dari permukaan air.

Organ inilah yang memungkinkan cupang hidup di air yang memiliki sedikit oksigen.

Penelitian telah menunjukkan bahwa ikan dengan organ ini harus secara teratur menghirup udara di permukaan, bahkan jika ada cukup oksigen di dalam air itu sendiri.

Sayangnya, jika vas atau wadah kecil tersebut tidak memiliki ruang terbuka yang lebar di bagian atas, mereka bisa kekurangan oksigen yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

Selain itu, memelihara ikan cupang di wadah yang kecil akan membuatnya sulit bergerak dan lebih seperti mengurung mereka karena keterbatasan ruang gerak.

(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved