Breaking News:

Admin Medsos Se-Kalbar Ikuti Pelatihan AMSINDO, Angkat Tentang Bijak Bersosial Media di Masa Kini

“Dengan adanya grup ini menjadi kontrol, untuk mengingatkan sesama admin. Di tengah masyarakat, medsos sudah menjadi hal yang bersentuhan lagsung. Ban

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Asosiasi Media Sosial dan Online (Amsindo) Kalbar menyelenggarakan rapat koordinasi dan FGD terkait Bijak Bersosial Media di Masa Kini, di Hotel Ibis, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu 20 Juni 2021. Sekertaris PWI Kalbar Salman Busrah menegaskan akun-akun informasi media sosial berbeda dengan perusahaan pers, terlebih terkait payung hukum dalam penyebaran informasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Asosiasi Media Sosial dan Online Indonesia (Amsindo) Provinsi Kalbar menggelar acara Rakor dan FGD AMSINDO Se-Kalbar 2021 di Hotel Ibis Kota Pontianak, Minggu 20 Juni 2021.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh AMSINDO Kalbar diikuti oleh berbagai admin Media Sosial di Kalbar yang mengangkat tema “Bijak Bersosial Media di Masa Kini”.

Satu diantara pemateri yang hadir Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kalimantan Barat , Salman Busrah mengatakan dengan adanya AMSIMDO sudah sangat bagus untuk mengumpulkan sejumlah admin di medsos menjadi satu.

“Dengan adanya grup ini menjadi kontrol, untuk mengingatkan sesama admin. Di tengah masyarakat, medsos sudah menjadi hal yang bersentuhan lagsung. Bangun tidur buka handpone langsung buka medsos. Jadi ketika admin mau posting di konfirmasi dulu itu yang diharapkan,”ujarnya.

Dengan adanya asosiasi ini bisa menjadi wadah untuk saling mengingatkan. Ia yakin admin dibelakang Medsos tersebut tidak hanya satu orang.

“Kalau satu orang saya rasa agak repot. Kan tidak mungkin dia harus melihat postingan setiap hari muncul,”ucapnya.

“Dengan adanya admin beberapa dari mereka bisa kontrol. Ini sangat bagus dsn boleh ditingkatkan,”tambahnya.

Subdit Siber Polda Kalbar, IPDA M Hendra Putra, mengatakan agar tak terjerat hukum pegiat Medsos harus berfikir sebelum mengirim postingan.

Kadisdukcapil Kayong Utara Sebut Bahaya Unggah Dokumen Kependudukan di Medsos

“Jadi saring dulu sebelum sharing. Kita harus tau argumentasi atau narasi apa yang dapat kita posting atau yang tidak boleh. Contoh narasi yang bersifat positif menjelekkan dan menghina seseorang tidak boleh diposting,tegasnya.

Ia mengatakan untuk antisipasi yang dapat dilakukan yakni dengan membaca dan mengupayakan untuk mengetahui postingan tersebut dan mencari sumber berita yang jelas, setelah itu barulah dapat diposting.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved