Breaking News:

Satreskrim Polres Sintang Amankan 205 Batang Kayu Olahan Jenis Meranti Tanpa Dokumen

205 batang batang kayu olahan jenis Meranti diamankan rinciannya: 90 batang kayu ukuran 4 meter; 115 batang kayu ukuran 4 meter x 16 cm x 8 cm.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Satreskrim Polres Sintang, mengamankan truk bermuatan ratusan batang kayu olahan jenis meranti tanpa dokumen. Truk beserta pemilik kayu diamankan di jalan kelam, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Satreskrim Polres Sintang, mengamankan truk bermuatan ratusan batang kayu olahan jenis meranti tanpa dokumen. Truk beserta pemilik kayu diamankan di jalan kelam, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang.

Total ada 205 batang olahan kayu meranti dengan pelbagai ukuran yang diamankan.

Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Hoerrudin mengatakan ratusan batang kayu olahan meranti tanpa dokumen itu diamankan pada Minggu, 13 Juni 2021, sekitar jam 06.00 Wib.

Saat itu, Anggota Satreskrim Polres Sintang mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada satu unit truck sedang membawa kayu olahan.

Polres Sintang Akan Terima 4 Ribu Dosis Vaksin, Wakapolres Rizal: Bisa Juga Diberikan untuk Guru

Kemudian pada jam 07.00 wib petugas kepolisian mencegat truk yang dikemudikan eh HM mengamankan di jalan kelam.

"Petugas melakukan pengecekan ternyata tidak dilengkapi dengan dokumen Surat pendukung sahnya olahan atau angkutan kayu sehingga petugas mengamankan HM beserta barang bukti sebanyak 205 batang kayu olahan jenis Meranti untuk dibawa ke Polres Sintang guna pemeriksaan proses lebih lanjut," kata Hoerrudin kepada Tribun Pontianak, Kamis 17 Juni 2021.

205 batang batang kayu olahan jenis Meranti diamankan rinciannya: 90 batang kayu ukuran 4 meter; 115 batang kayu ukuran 4 meter x 16 cm x 8 cm.

"HM, pemiliknya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pasal yang disankakan pasal 83 ayat (1) huruf (b) Undang-Undang nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan," ujar Hoeerudin. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved